Sunday, November 11, 2018

Indonesia rawan nyinyir

Belakangan ini, ada salah satu postingan LINE yang membuat heboh para netizen (cielah netizen) di seluruh Negeri, khususnya di Kota Malang. Jadi, beberapa hari yang lalu ada seorang user LINE bernama Dani Sugeng menulis postingan mengenai seorang nenek penjual mie pangsit di Jalan Bromo Malang. Dalam postingan tersebut menjelaskan seorang nenek yang sudah sangat tua (punggungnya pun sudah membungkuk) berjualan dagangannya sendirian.  Ia berjualan dari jam 9 hingga habis, biasanya pukul 1 dini hari. 

Tentu saja postingan tersebut menarik perhatian para netizen karena iba dengan nenek tersebut. Dijelaskan juga dalam postingan tersebut, si penulis sendiri mengetahui lapak nenek tersebut dari twit @ayamkrispi, katanya. Jadi, si Mas Dani Sugeng itu sebenarnya bukan orang pertama yang menulis postingan mengenai nenek tersebut. 

Dan postingan nenek tersebut mendapat respon positif dari netizen. Yang menyukai hampir 6000 dan share dengan jumlah 1000 lebih.

mie pangsit malang

mie pangsit malang


Setelah melihat postingan tersebut saya juga iba dengan nenek itu. Akhirnya, 2 hari yang lalau sekitar jam setengah 10 malam saya bersama bayu kesana dengan niat membantu si nenek itu. Dengan membeli dagangannya. Dan ternyata tidak sesuai dugaan saya sebelumnya. Rame banget cuy pembelinya. Bener - bener kekuatan sosial media. Sampe mau parkir pun susah. Yah, bersyukur melihat keadaan tersebut, alhamdulillah si nenek itu pembelinya banyak. Dan si nenek itu pun tidak sendiri. Ada satu mbak - mbak yang turut membantu. Entah mbak nya itu siapa. Entah anaknya, atau orang lain yang sekedar membantu. Saya memesan mie satu bungkus. Sengaja pesen satu doang karena lagi bokek, wkwk. 

Yah, kita menuggu lama. Duduk - duduk bentar, terus berdiri lagi. Kebanyakan berdiri sih. Lama banget cuy. Yah, maklum aja kan neneknya sudah tua, ya kan. Sekali masak mi cuma buat sekitar 7 porsi. Berhubung yang beli banyak, kita harus sabar nunggu giliran.  Apalagi si neneknya itu saya perhatikan lama banget. Dari masaknya, nuangin bumbu - bumbunya, dll. Itu lama banget. Ya gak nyalahin si nenek juga. Kita tahulah gimana, namanya juga sudah tua. Mbak-nya itupun juga tidak banyak membantu. Ia hanya cuci mangkuk, membungkus mi, sama mengantarkan mi ke pembeli. Untuk urusan masak, masih neneknya yang handle.

mie pangsit malang

mie pangsit malang

mie pangsit malang


mie pangsit malang


Semakin malam, pembeli yang datang tambah banyak. Dan pesanan saya belum datang juga, hmm. Disela - sela menunggu itu, ada mas - mas yang bisa dibilang baru datang, mengambil duluan mi yang ada di meja depan neneknya. Padahal si nenek belum memberikan mi pada mas itu. Si mas-nya langsung aja mengambil beberapa mangkuk mie tanpa rasa bersalah sama sekali. Lalu, di sebelah saya, mbak yang lagi duduk bilang, "Loh mas-nya kok ngambil duluan. Loh kok gak antri mas. Saya yang datang duluan belum loh. Ini ibuknya juga belum (sambil menunjuk ibu - ibu disebelahnya)." Dan masnya tetep mengambil beberapa mangkuk mi yang sudah siap, untuk diberikan kepada temannya yang lain, dengan mengabaikan omongan mbak sebelah saya. Si nenek pun tidak menanggapi hal itu, dibiarkan saja mas-nya mengambil mie. Ya saya juga maklum, nenek itu pasti lupa urutan siapa yang pesan mie duluan. Faktor usia gaess, maklum. 

Si mbaknya itu terus saja ngoceh gak jelas nyindir - nyindir masnya. Ia juga bilang kepada mbak yang membantu nenek itu, "Mbak, ini dikasih nomer aja mbak, biar ada urutan," katanya. Lalu dijawab, "Ini soalnya biasanya gak rame kayak gini mbak." Si mbak yang ngoceh bilang, "Iya, ini soalnya lagi booming mbak di LINE." Lalu si mbak itu, ngobrol sama ibuk - ibuk sebelahnya, nyinyir gak jelas. Ealah, namanya juga emak - emak. Pasti seneng kalo diajak nyinyir. 

Saya yang mendengar mbak yang dari tadi ngoceh itu, risih. Ya emang si masnya salah. Tidak membudidayakan antri. Langsung serobot gitu aja. Kasihan kan yang lain, yang udah nunggu lama. Saya aja yang datang duluan dibanding mbak yang ngoceh itu, diam saja. Yah walaupun dalam hati kesel sih, wkwk. Ya si mbaknya itu enak, duduk. Lah guehhh ?? Berdiri cuy. Gapapa sih, aku kan sok strong. Iya, aku sudah terlatih untuk tetap tegar melihat mantan lagi jalan sama yang baru. Paansi gajelas -,-. Dulu saya kan juga pernah tuh berdiri di bus ber jam - jam waktu pulang kampung. Baca disini. Sejak saat itu, saya bertranformasi menjadi wanita yang super duper kuat bak wonder woman, hiyakkkk. Tuh, kan makin ngelantur. Udah. SKIP.

Jadi, ini siapa yang salah. Si mas-nya? Atau si mbak yang ngoceh? Menurut saya, dua - duanya salah. Masnya salah, karena tidak antri. Mbaknya juga salah karena telah nyinyir. Ya boleh kok, kita menegur orang kalau itu dirasa tidak sesuai aturan. Nah, disini menurut saya dia menegur disaat yang kurang tepat. Yah, kita semua tahu dong, kalo para pembeli yang banyak ini karena postingan dan twit yang lagi viral. Dan para pembeli ini mungkin 90% niatnya juga sama seperti saya, ingin membantu nenek itu karena iba. Jadi ya, sabar saja kalau ada hal - hal yang kurang mengenak-kan. Kan kita disini niatnya membantu, yaudahlah gausah buat keributan - keributan. Kasihan juga kan neneknya, udah tua. Gitu. Ngerti mbak?

Jadi ya gausah terlalu banyak nyinyir. Emang ya, kita ini lagi ada di masa dimana "nyinyir" lagi menjamur. Bahkan di sosial media. Beuhhh, banyak bet orang yang berkomentar pedas. Sebenarnya masyarakat kita ini tiap hari makan cabai berapa, kok mulutnya bisa pedas gitu. Orang - orang tu ya, di sosmed, mengkrtitik orang kayak gak ada rasa bersalah sama sekali. Iya kalau kritikannya bagus, sopan sama ngasih solusi gitu kek. Lah ini enggak. Nulis komentar asal jeplak aja. Mbak, mas, emak - emak, bapak - bapak, mbok ya kita itu santun gitu loh. Katanya masyarakat Indonesia terkenal dengan sopan santunnya. Mana ? Tunjukkan dong, kalau kita itu benar - benar masyarakat yang santun. Jadi esmosi guehhh, hmmm. *ini saya termasuk nyinyir juga ga sih ? wkwk

Yaudahlah ya, semoga masyarakat kita lebih baik kedepannya, maju pemikirannya. Oke, balik lagi. Setelah menunggu sekian lama, sekitar jam 11an akhirnnya mie saya pun sudah jadi. Demi satu mie doang rela nunggu berjam - jam wkwk. Alhamdulillah ya. Satu mie ini harganya murah teman - teman. Hanya Rp. 8000. Dan rasanya pun juga lumayan enak. Jadi, buat teman - teman yang ada di Malang, bisa banget ni beli mie pangsit nenek ini. Alamatnya ada di Jalan Bromo Gang 1.

Oiya, hari ini saya juga melihat story instagram salah satu keluarga fenomenal di Indonesia alias keluarga bledek, alias Gen Halilintar. Pada tahu kan, sama keluarga yang satu ini. Salah satu anak dari sebelas bersaudara tersebut post story yang isinya tentang nenek itu. 

   
mie pangsit malang thariq halilintar

Alhamdulillah, mie pangsit nenek itu bisa dikenal di seluruh Indonesia. Semoga jualan nenek itu laku terus, dan mendapatkan rejeki yang barokah, Amiin. Yap, sekian dari saya. Artis Papan Atas pamit, see ya in the next post. Dadahhhh... 



Tuesday, November 6, 2018

Upgrading ke Hutan Pinus Bendosari Malang

hutan pinus bendosari malang

Bismillahhirrohmanirrohim...
Yuhuuu, balik lagi dengan saya Artis Papan Atas yang masih tertunda sampai sekarang. Gilak, lama bet ga nulis blog. Udah 2 tahun cuy omegat. Pernah setahun lalu nulis, yaitu kembali. Padahal di postingan tersebut, saya bilang mau kembali aktif nge-blog setelah setahun vakum. E, ternyata setelah nulis itu tetep ae menelantarkan ini blog. Jadi, sama aja saya udah vakum di blog 2 tahun. 2 TAHUN. IYA CUY, 2 TAHUN. *biasa aja nes, gausah nge-gas.

Rada aneh juga, lama ga nulis. Eh, ga sih. Di kampus tiap hari juga nulis. Nulis laporan maksud saya, hueheh. Jadi, mulai hari ini saya INSYAALLAH (sengaja caps lock) ingin mulai mengurus blog ini lagi. Kasihan kan, kalau blog ini ga diurus. Ga ada yang mandiin, gada yang ngasih makan. Kasihan kan -_-.

Oke, sebagai pembukaan atas kembalinya saya ke blog, saya ingin menceritakan sepenggal kisah. Dih, sepenggal kisah. Saya ingin bercerita salah satu wisata yang ada di Malang. Bingung juga sih sebenarnya mau bahas apa sebagai pembukaan. Yauda, berhubung saya sering maen ke beberapa tempat di Malang, ya saya cerita aja dulu salah satu tempat yang saya kunjungi. 

Jadi, beberapa waktu yang lalu, udah lama sebenarnya. Lebih tepatnya 25 Agustus 2018. Saya bersama teman - teman K-RISMA upgrading ke Hutan Pinus Bendosari. Bentar deh, saya mau jelasin dulu, jadi K-RISMA adalah singkatan dari Kelompok Riset Mahasiswa. Nah, dari kepanjangannya aja udah ngerti kan, pasti itu lembaga riset. Yakk, K-RISMA adalah lembaga riset di fakultasku tercintah, yaitu Fakultas Ilmu Komputer, atau nama panggungnya FILKOM. Atau nama yang lebih keren lagi feelcom, wkwk. Jadi, K-RISMA bukan nama orang loh ya. Dan bisa disimpulkan, saya merupakan anggota dari lembaga riset tersebut. 

Yak, balik lagi. Kita emang niat ke Hutan Pinus Bendosari mau upgrading, ya seru - seruan gitu lah. Oke, kita berangkat dengan naik motor. Total yang ikut ada 27 orang. Ya kita boncengan gitu, untuk meminimalisir motor. Dan saya boncengan sama orang tertampan sedunia (lebay ah), tidak lain dan tidak bukan adalah my boyfriend, wkwk. Bagi yang mengikuti blog saya sejak dulu, pasti tahu lah  kalau saya adalah jomblo akut. Dan sekarang alhamdulillah, diriku udah ga jomblo lagi, wkwk. SKIP SKIP.

Kita berangkat pagi, melewati jalan naik turun menuju ke arah Pujon. Sekitar kurang lebih satu jam, akhirnya kita sampai di Hutan Pinus Bendosari. Hutan Pinus Bendosari ini, tepatnya terletak di Desa Cakal, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Sampai sana kita berkumpul dulu, ya basa basi gitulah, yel - yel juga. Untuk masalah bayar dan segala macam udah ada yang handle. Jadi kita langsung masuk. Saat masuk kita disuguhi suasana hutan. Yaiyalah namanya juga di hutan, gimana sih nes -,-. Yak, jadi hutan pinus ini kelihatan segar, asri, enak dipandang, gitu dah pokoknya.

Kita disana main beberapa games gitu. Emang udah diatur kita mau ngapain. Ada rundown acaranya, hehe. Jujur yak, Hutan Pinus ini bagus pemandangannya. Apalagi tiket masuknya juga murah. Jadi, buat yang ingin menyegarkan pikiran dari kerasnya kehidupan (cielah) bisa main - main ke sini. Atau yang pengen foto - foto instagramable dengan budget tipis bisa juga ke sini. Karena banyak banget spot foto yang super duper keren. Pokoknya gak rugi kalo kesini.

hutan pinus bendosari malang
eh, ada uang jatuh 

hutan pinus bendosari malang

hutan pinus bendosari malang
tahu bulat

Jadi, setelah main beberapa fungames,  ada waktu ishoma gitu. Kita pergunakan waktu tersebut untuk foto - foto di beberapa spot. 

hutan pinus bendosari malang

hutan pinus bendosari malang



Sebenarnya banyak spot foto lain yang lebih keren. Tapi sayangnya, tidak saya abadikan, huhu. Setelah foto kita makan siang, dan pulang ke rumah masing masing. Eh, kos masing masing maksud saya. Yasuda, segini dulu pembukaan dari saya. Niatnya mau nge-lucu, tapi masih kaku dan gak lucu. Nanti kalo jiwa lucu saya sudah kembali, saya akan kasih punchline (cielah punchline) yang lucu. *gaya lu bak stand up comedian aja nes.

Sekian dulu, see you in the next post. Jan bosen - bosen main kesini. Dadahh....

Friday, November 24, 2017

k e m b a l i

artis kembali


Tes...tes....
Bismillah...
Assalamu'alaikum wr.wb

Pertama - tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada kita semua.......

*ini mah kayak pidato.

Saking lamanya ga nongol, sampe lupa caranya gimana nulis di blog. Sumpa deh udah lama bangetsssss saya ga ngurus ini blog. Postingan terakhir hampir setahun yang lalu. Lama banget kan. Saking lamanya saya tinggal, sampe ada sarang laba - laba, kelelawar dimana - mana, sarang nyamuk, sarang kecoa pun ada. 

Butuh waktu yang cukup lama hingga akhirnya saya memutuskan untuk kembali lagi ke blog ini. Ngapain sih nes lama ga ngurus blog ? Karena kuliah ? Organisasi ? Atau ada hal lain ? Hmmm....sebenarnya saya ga sibuk sih, malah kebanyakan tidur mulu di kos -_-. 

Waktu luang di kuliah itu banyak. Banyak bangetss. Lebih padat jadwal di SMA (menurutku sih). Kalau di SMA kan tiap hari masuk jam 7 pagi, pulang sore. Kalau di perkuliahan kan enak, ga setiap hari masuk jam 7 pagi. Kalaupun ada kelas jam 7, saya biasanya baru berangkat jam 8 (jangan ditiru eaks). 

Kuliah itu jadwalnya emang lebih enak, lebih fleksibel. Selama kuliah ini, saya juga cuma ikut paduan suara fakultas. Dan itu pun jadwalnya gak terlalu padat. Paling latihan cuma seminggu sekali pas weekend. Saya juga gak ikut organisasi di kampus. So, apa yang membuat saya meninggalkan blog ini begitu lama ? wkwk

Emm...mungkin itu karena tingkat kemalasan lebih besar dibanding tingkat kerajinan saya, wkwk. Yappp..itu dia. Saya mungkin MALAS. Alasan macam apa -_-. Sebenarnya sudah ada beberapa yang saya tulis selama setahun belakang ini. Namun itu semua tidak terselesaikan dan sampai sekarang hanya jadi draft begitu saja.

Emang ribet banget ya kalau udah berurusan sama yang namanya malas. Karena kelamaan gak nulis, saya merasa hidup saya tidak berfaedah. Dulu pas masih rajin nulis, kalau ada waktu luang, pasti saya manfaatkan buat nulis di blog. Sekarang ? Waktu luang saya gunakan untuk melakakukan hal - hal yang unfaeda. Misal tidur di kos, nonton youtube, nonton drama korea, film. Yah, gitu gitu doang. Betapa tidak bergunanya saya.

Lama tidak nulis juga menjadikan saya malas untuk berfikir. Dulu pas rajin nulis, tiap hari saya pasti kepikiran "mau nulis apa ya hari ini?", dan hal itu membuat saya lebih berfikir kreatif dan juga peka terhadap kejadian yang dialami sehari - hari. Siapa tahu bisa dijadikan bahan buat nulis blog.

Yah, walaupun saya nulis disini belum menghasilkan apa - apa, whehe. Tapi setidaknya ada hal yang lebih bermanfaat untuk dilakukan, ketimbang tiduran di kos. Dan juga saat kita berhasil nulis satu postingan, itu kayak ada kebagahagiaan tersendiri gitu. Maka dari itu saya memutuskan untuk kembali nulis, agar hidup saya lebih berguna bagi agama, nusa dan bangsa, wkwk.

Yahhh, gitu dulu yakk sapaan-singkat-seorang-artis-yang-telah-lama-meninggalkan-blog. Doakan saya istiqomah dalam mengurus  blog ini. Tunggu postingan selanjutnyaaaaaaa eakssss.....

Artis papan atas pamit !!!
Wassalamu'alaikum wr.wb...

Wednesday, December 21, 2016

Akhir bulan...hmm

Helohh evribadihhh!!
Bentar lagi UAS nih. Minggu depan udah libur hari tenang. Dan minggu ini ada kuis, ujian praktikum dan semacamnya. Semoga hamba-Mu kuat menghadapi ini semua Ya allah. #lebaykumat. Ga terasa ya, perasaan baru kemarin saya masuk UB. Perasaan baru kemarin saya dianter orangtua buat daftar ulang. Wahai waktu, mengapa engkau berjalan begitu cepat. Kenapa? Kenapa ??????

#lebaykumat(lagi).

Btw ini udah detik - detik menjelang akhir bulan yakk. Akhir bulan adalah sesuatu yang amat sangat horror bagi anak kos. Dan hal pertama yang saya lakukan menjelang akhir bulan adalah beli mi instan sebanyak - banyaknya. Solusi makan kenyang namun harga terjangkau.  Hahag.

Dulu pernah deh pas akhir bulan, saya sama temen saya, Vindi, cari makan diluar. Yah sekalian refreshing. Dia ada rekomendasi tempat buat makan. Yaitu di Toko Oen. Toko itu terkenal dengan es krimnya. Dia cari - cari di internet katanya harganya gak terlalu mahal. Mulai dari 8 ribu. Dia juga ngirim screnshot gambar makanan dari instagram.

Toko OEN Malang

Toko OEN Malang

Seperti itulah kira - kira. Gimana ga ngiler coba ? Tanpa pikir panjang sayapun meng-iya-kan. Akhirnya kita pergi kesana. Dan pertama kali saya masuk ke sana, yang saya fikirkan adalah, "Ini kok orang China semua ?". Saya sama Vindi cari tempat duduk. Setelah itu ada mas - mas yang berpakaian seperti maba ospek, membawakan daftar menu. Dengan santainya kita membuka daftar menu tersebut, dan yang terjadi adalah............................ Ternyata harganya tidak sesuai ekspetasi. Ya harga menengah ke atas gitu. Berhubung kita anak kos dan akhir bulan juga, kita sungguh berhati - hati dalam memilih menu wkwk. Es krim seperti gambar di atas itu, harganya 50 ribuan ke atas.

Dan makanannya pun juga mahal semua. Saya memesan es krim yang paling murah. Harganya 25 ribu. Buset!! 25 ribu itu udah paling murah. Vindi pun juga memesan es krim yang sama. Setelah itu  kita cari makanan yang paling murah juga. Kita nemu lumpia, harganya 15 ribu. -__-

Sembari menunggu pesanan datang, kita pun berbincang - bincang. Kita ngobrol soal penyesalan kita datang ke tempat tersebut. wkwk. Kalau kantong lagi mendukung kan gapapa. Lah ini, dompet udah berteriak histeris, wkwk.

Sekian lama menunggu, makanan yang kita pesan datang juga. Dan tidak sesuai ekpetasi kita lagi. Es krimnya itu satu porsi sedikit banget. Cuma satu sendok mungkin. Begitu juga dengan lumpianya. Satu porsi lumpia cuma berisi 1 (SATU) roll lumpia. Omegat! Itu kalau di tempat tinggal saya harganya cuma 2 ribu, wkwk. Parah dah. Udah dompet nipis, kaga kenyang lagi. Berhubung ga kenyang, habis dari situ kita cari makan lagi. Kita akhirnya nemu KFC yang ada di dekat situ. Kalo dari tadi di situ kan udah kenyang tanpa kehilangan uang 40 ribu, hahag.

Btw kalo mau nyoba makan di situ silahkan. Enak kok es krimnya. Tapi jangan lupa dompetnya diisi juga ya, wkwk.

Ada lagi nih, cerita akhir bulan. Pas malem - malem saya sama Yanuan pengen cari makan diluar. Dan saya pengen banget ke OTW Food Street Malang. 

OTW Food Street Malang

Kami pun pergi ke sana. Sesampainya disana ada mas - mas di pintu depan yang memberikan buku menu. Lalu dia menjelaskan bagaimana cara pesen dan sebagainya. Di OTW ini cara pesen makannnya bisa dibilang cukup unik. Ada terminal - terminalnya gitu. Untuk pesen makanan di terminal a, pesen minuman di terminal b. Dan seterusnya. Oiya ada juga tempat khusus martabak. Sungguh menggoda iman. 

Dan menu booknya bisa dibuat foto juga , wkwk

OTW Food Street Malang

Kita buka buku menu-nya dan harganya bisa dibilang gak terlalu mahal juga sebenarnya. Namun, berhubung akhir bulan, harga segitu sudah termasuk mahal bagi kami wkwk. Saya sama Yanuan berdiskusi terlebih dahulu. Dan setelah berdiskusi panjang lebar, kami pun memutuskan untuk cari  makan di tempat lain. Jiahh, parah banget kan, padahal udah duduk, tapi ga jadi beli, wkwk. 

Kami pun menyerahkan menu book ke mbak - mbak pelayan yang lewat, "Maaf mbak gak jadi, ada janjian sama temen di tempat lain, hehe," sambil senyum - senyum gajelas. Kami pun ga jadi beli di tempat itu. Padahal sebenarnya saya penasaran banget sih sama makananya. Kayaknya enak deh, menunya juga beragam. Kapan - kapan pas dompet lagi tebel kesana lagi hhahag. 

PS : Waktu akhir bulan, makan gausah neko - neko. Indomie aja cukup, wkwk  

Sunday, December 4, 2016

Homesick

homesick
 "Homesick adalah suatu keadaan dimana Anda merasakan suatu kegelisahan yang mendalam dikarenakan jauh dari lingkungan rumah, jauh dari keluarga, dan jauh dari pacar"

Yuhuuu....welcome back again with me, Artis Papan Atas yang luar biyasah, cetar membahana badai halilintar...........!!!!!!!!!!!!!! Apaan si--"

Sudah lama banget ga ngurus ini blog. Sekalinya buka blogger.com, eh tampilan udah berubah. Baru tahu kalau tampilan blogger sekarang berubah. Itu sejak kapan sih, udah lama ya? Maklum, jarang buka blog. Tapi kali ini saya tidak akan membahas tampilan blogger. Melainkan saya akan membahas sesuatu yang sering banget dirasakan oleh anak rantau, yaitu HOMESICK. Hmm...apa itu  homesick ? Kalau menurut pendapat saya, ya seperti yang saya tulis diatas itu, kecuali yang terkahir ya, wkwk. Pacar aja gapunya -__-. 

Dulu saat masih SMA, gak pernah sekalipun merasakan ataupun membayangkan homesick itu seperti apa. Saat SMA, pengen cepet - cepet  lulus dan merantau sejauh - jauhnya. Dulu bayangan saya, jauh dari orangtua itu enak, bisa bebas, dan saya dulu sangat yakin pasti bisa menghadapi kerasnya hidup walau tanpa orangtua. #lebay.

Namun semua khayalan - khayalan itu  tidak ada artinya lagi ketika saya sudah merasakan sendiri bagaimana hidup tanpa bantuan orangtua. Ternyata tidak semudah yang saya bayangkan saat masih duduk di bangku SMA. Beda banget dah sama kehidupan saya dulu. Misal soal makan. Dulu gak ngapa - ngapain, duduk manis, makanan sudah tersedia di meja makan. Lah sekarang, kalo gak ngapa - ngapain, cuma bengong di kos, makanan gak bakal datang dengan sendirinya. Kecuali kalau saya punya kantong ajaibnya doraemon.

Kalau pengen bisa makan hanya ada dua cara. Yang pertama adalah masak sendiri. Dan yang kedua adalah beli makan di warung. Untuk yang pertama itu adalah kendala yang sangat berat bagi saya. #cielah. Soalnya saya ga bisa masak. Parah banget  kan perempuan ga bisa masak. Pernah deh dulu pas awal - awal nge kos, saya pernah masak sendiri. Waktu itu masak tumis tempe. Saya ingat - ingat tutorial memasak tumis yang diajarkan oleh mama. Setelah selesai, saya melihat dan menyelidiki tumis tempe yang saya buat. Kok hasilnya aneh gitu, aromanya pun enggak harum seperti yang dibuat mama saya. Bahkan warnanya agak gosong - gosong gimana gitu. Lalu tumis itu saya foto dan saya kirim ke mama. Beberapa saat kemudian, mama bales chat saya. Kata mama, itu gara - gara saya gak pake air pas masak. Oiya, bodo banget, sampe lupa kasih air. Pantesan hasilnya gosong kayak gitu -___-.

Setelah kejadian itu saya tidak pernah masak lagi. Nyerah. Haha. Ntar deh pas pulang belajar masak lagi. Masa calon Ibu ga bisa masak. #uhuk. Itu baru soal makan. Belum lagi  yang lain, misal nyuci, setrika, ngepel, nyapu, dan lain sebagainnya. Itu semua kita lakukan sendiri. Kalau dulu pas di SMA, tugas saya hanya belajar (kalo gak males) dan rumah sudah ada yang ngurus. Tapi sekarang harus pinter - pinter dalam membagi waktu antara belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah kos.

Balik lagi ke homesick. Pernah ga sih ngerasain gelisah yang amat dalam ? Apalagi pas ga ada kerjaan atau GABUT. Pokoknya mau ngapa - ngapain rasanya gak enak. Nafsu makan berkurang, diajar dosen gak fokus, tidur gak nyenyak, badan meriang, panas dalam dan bibir pecah - pecah. #inilebaybangetdah.  Apapun yang kita lakukan rasanya ada yang aneh gitu . Dan bawaannya selalu keinget rumah. Kangen suasana rumah, kangen makan bareng, kangen cerita sama keluarga, kangen liburan bareng, dsb. Suasana seperti ini ditambah backsound Home-nya Michael Buble kayaknya lebih cucok.

Aaaa.....! EMAK!! Bawa akuh pulang !!!

*abaikan.

Saat homesick melanda, saya pengen teriak. Tapi kalo teriak, saya kasihan sama penghuni kos yang lain. Pasti telinganya iritasi. Secara lah, saya kan punya suara yang cukup menggelegar. Yah sebelas duabelas sama Agnezmo. Saya heran deh sama temen - temen yang jauh banget dari tempat kuliah saat ini (UB). Ada temen saya yang dari Sumatera, Kalimantan, Papua, ya pokoknya ada dari Sabang sampai Merauke. Mereka kalau homesick kayak apa ya rasanya ? Saya aja yang jarak rumah sama tempat kuliah gak jauh - jauh amat (ditempuh -+ 5 jam) sering banget kangen rumah. Mereka gimana ya rasanya ? Salut dah sama mereka.

Tapi saya juga bisa mengambil hikmah akibat homesick. Saat homesick, saya semakin mendekatkan diri pada ALLAH SWT. Cielah. Karena Dia yang membuat hati kita gelisah. Dia juga yang mengobati kegelisahan itu. Tumben religius, Nes. 

Saya pengen tahu nih, gimana cara kalian mengatasi homesick ? Apa saja yang kalian lakukan saat homesick melanda ?

Yakk untuk postingan selanjutnya Insyaallah saya akan nulis "Cara mengatasi homesick". Mudah - mudahan ada waktu di sela - sela ngoding program yang membuat pusing tujuh keliling, hahag. Sumpah deh, baru semester 1 loh ini. Tugasnya udah super wow! Yaudahlah nikmatin aja, namanya juga kuliah.

Oke, Artis Papan Atas pamit !!!

Monday, September 19, 2016

Pulang kampung itu gak enak

Selama menjadi anak rantau/anak kosan yang hampir sebulan, saya sudah 2 kali pulang kampung. Saya di kosan sejak tanggal 19 Agustus. Dan pulang kampung pertama tanggal 2 September. Waktu itu saya memesan travel untuk pulang ke Madiun. Begitu juga saat mau balik ke Malang.

Pada tanggal 9 september hari Jum'at, temen temen saya yang kuliah di Malang banyak yang pulang. Soalnya hari senin kan libur Idul Adha. Sementara saya ? Saya tidak bisa pulang hari itu. Karena fakultas saya ada acara Open House hari Sabtu. Sedih euy. Tapi saya juga mikir sih, baru seminggu yang lalu pulang, masa udah mau pulang lagi. Mau pesen travel uang nipis. Mau naik bus biar hemat, saya belum pengalaman naik bis. Ntar kalau saya bingung gimana. Mau pulang ke Madiun, eh ternyata naik bis yang salah. Kan repot.

Akhirnya dengan (terpaksa) lapang dada, tanggal 10 September saya mengikuti acara di fakultas dengan ikhlas. Cielah. Walaupun perasaan sedang campur aduk antara kau dan dia pulang dan tidak. Temen temen saya udah pada pulang kampung. Termasuk sahabat saya Yanuan sama Vindi. Si Nitia masih di Bromo. Enak banget kan. Dua sahabat saya udah tidur nyenyak di rumah. Yang satunya lagi asik ke Bromo. Sementara saya terjebak di kampus. huhu.

open house filkom universitas brawijaya

open house filkom universitas brawijaya


Ehm bentar sedikit info nih. Saya sama Yanuan, Nitia, Vindi itu udah sahabatan sejak SMP kelas 8. Yah, udah sekitar 5 tahunan lah. Udah aku singgung juga mereka di postingan - postingan sebelumnya. Dan Tuhan mentakdirkan kami ber-empat untuk mengadu nasib di Malang. Yoi, saya bersama mereka sama - sama kuliah di Malang. Walaupun berbeda - beda Universitas tetapi tetap satu Kota. Padahal dulu kalau ngomongin kuliah, kita pengen kemana - mana. Misalnya saya dulu pengen kuliah di  Harvard University (tapigakesampeangaragaraotakminimdangakadausaha). Si Nitia pengen kuliah di Oxford University *uhuk*. Namanya juga mengkhayal. Yah pokoknya macem - macem keinginan kita. Tapi ternyata, Allah belum tega memisahkan kita. Maka disinilah kami berada. Di Kota Malang. Kota yang akan menjadi sejarah bagi kita ber-empat. Ini kenapa jadi melow gini -____-

Balik lagi ke Open House. Acara ini dimulai jam 8 pagi. Sekitar jam 9, ada chat dari Nitia di grup WA. Katanya dia baru balik dari Bromo dan mau pulang ke Madiun jam 12 dengan naik bis. Yaudah tanpa pikir panjang, saya bilang ikut. Mayan kan, naik bis lebih hemat daripada travel. Dan saya juga berpikir, acara ini palingan jam 12 udah kelar.

Yakk, jam 12 kurang seperempat acara ini selesai. Saya langsung buru buru ke kosan. Nitia katanya mau nyamperin ke kosan dulu. Saya nyampe kosan jam 12 dan langsung nge-chat Nitia kalau saya udah nyampe kos. Dan pemirsah, nitia nyampe kosan jam 2. Njirr...udah buru - buru dari kampus, nunggu lama, dia baru datang jam 2. Setelah itu kita cuss ke terminal Arjosari dengan naik angkot. Ya saya nurut aja gitu apa kata Nitia. Kan belum pengalaman naik bis.

Setelah sampai terminal, kirain kita nanti mau naik bis kecil menuju Jombang. Eh ternyata ini cari bis gede jurusan Surabaya. Malah ribet kan. Langsung ke Jombang aja bisa, ini ngapain mau ke Surabaya. Si Nitia gamau lewat jalan berkelok - kelok pemirsah. Ya memang sih kalau mau langsung menuju Jombang harus lewat daerah Kota Batu yang jalannya bisa membuat mabuk darat bagi yang ga kuat. Tapi kalau saya mah udah biasa. Cielah. Kalau ke Malang, keluarga saya pasti lewat jalan yang berkelok - kelok.

Kata Nitia, kalau mau naik bis kecil semacam Bagong atau Puspa Indah harus ke Terminal Landungsari. Di Terminal Arjosari ga ada bis kecil. Yaudahlah, saya ngikut Nitia. Kan udah nyampe di Terminal Arjosari, ga mungkin balik lagi kan ya. Di terminal, saya bersama Nitia mencari bis jurusan Surabaya. Baru beberapa langkah, udah nemu bis jurusan Surabaya. Kosong pula. Kami berdua buru - buru naik bis tersebut. Yah Alhamdulillah dapat tempat duduk.

untung pake masker. kalau ga, pasti ilernya keliatan
Berangkat dari terminal jam 3 sore. Dan gara gara macet, kami nyampe Surabaya jam 6 lebih. Nama terminalnya adalah Terminal Bungurasih. Baru turun dari bis, saya kaget. Kaget karena banyak banget orang. Sumpah, itu baru pertama kalinya saya ke terminal gede seperti itu. Norak banget kan. Berdasaarkan berita yang saya dengar, terminal tersebut rawan banget copet. Saya jadi was - was. Tas ransel saya taruh depan. Dan saya ngikut terus kemanapun Nitia pergi, bahkan ke toilet juga. *engga deng. Takut ilang soalnya.

Sebelum naik bis ke Madiun, saya sholat Maghrib terlebih dahulu. Di jamak sekalian Isya'. Setelah itu, ditengah padatnya orang yang ada di terminal, kami mencari bis jurusan Madiun. Dan malam itu tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Sulit banget dapet bis. Begitu ada bis jurusan Madiun, udah full semua. Bahkan penumpangnya udah banyak yang berdiri di depan pintu. Itu pasti gerah banget kan. Kalau bahasa jawanya itu umpel - umpelan.

Kami muter muter cari bis yang kosong. Lari ke sana, lari kesini. Tapi sulit banget untuk dapet bis. Karena memang musim liburan sih. Hari mendekati Idhul Adha juga. Pasti banyak banget manusia rantau yang pulang kampung. Saya sama Nitia udah kayak orang ilang. Mondar - mandir ga jelas sambil menunggu bis datang.

Semua bis penuh dan saya berfikir pasti semua bis yang lain juga penuh. Akhirnya saya sama Nitia nekat naik bis yang udah penuh. Gapapalah berdiri palingan bentar lagi akan ada yang turun, fikir saya. Saya berdiri di depan pintu belakang bis sambil berdesak - desakkan dengan penumpang lain. Sumpah sempit banget. Semakin jauh berjalan, belum ada satu orang pun yang turun. Capek cuy berdiri terus. "Masa nanti sampai Madiun berdiri terus sih," batin saya. Orang - orang yang dapat tempat duduk udah tidur pulas, sementara saya meratapi nasib.

Setelah beberapa jam, bis sudah sampai Terminal Nganjuk. Dan disini banyak penumpang yang turun. Akhirnya si Nitia dapet tempat duduk. Tapi saya belum juga dapet tempat duduk. Padahal yang duduk itu kebanyakan laki - laki. Harusnya si mas - mas/bapak - bapak itu memberikan tempat duduknya untuk saya. Wajah saya super menyedihkan. Udah nahan ngantuk, cape berdiri  juga.

Akhirnya, ada mas - mas yang bilang ke saya, "Dek, mau turun mana ?, tanya si Mas. "Mau turun di Taman Kota Caruban, Mas," jawab saya. Dan si mas itu ingin memberikan tempat duduknya untuk saya. Dia soalnya mau turun di daerah Nganjuk juga *entah Nganjuk sebelah mana*. Mas mas tadi meninggalkan tempat duduknya, dan ketika saya mau duduk di tempat mas - mas tadi, ada bapak - bapak yang dengan santainya menempati tempat duduk tersebut. Yaelah, si Bapaknya asal nyerobot tempat duduk aja. Hmm...dia ga diajari emansipasi wanita mungkin. Harusnya perempuan lebih diutamakan. Cielah.

Saya gagal dapat tempat duduk. Nitia udah bisa tidur sementara saya masih meratapi nasib. Sampailah di Taman Kota Caruban. Saya pun turun. Nitia tidak turun disitu. Dia turun di Balerejo. Hmm akhhihrnyaaaaaaaaaaa, legaaaaa banget udah nyampe. Dan Bapak saya juga sudah jemput disitu.

Bayangkan, dari Surabaya sampai Madiun berdiri. Capeknya minta ampun. Berangkat dari Terminal Bungurasih jam 8, dan sampai Caruban jam 12 malam. Bediri di bis selama 4 jam. Kaki rasanya capek banget. Pulang kampung kali ini benar - benar ga enak  -___________________-.

Tapi rasa gak enak itu terbayarkan saat kita bisa berkumpul dengan keluarga tercinta. Cielah. 

Wednesday, September 14, 2016

Maba ciyeeee

Heyy rekkk ! Udah lama banget kaga ngurus ini blog. Terakhir posting bulan Juni. Anjay ini udah bulan September. Malesnya ketahuan banget kan -__-

Btw sekarang saya udah menyandang gelar sebagai anak kosan. Seperti yang sering saya temui di internet, kehidupan anak kos yang memprihatinkan memang benar adanya. Saya sudah merasakan menjadi anak kos selama hampir 1 bulan. Hal yang paling memprihatinkan selama jadi anak kos adalah masalah makan. Makanan saya selama jadi anak kos jauh banget dari kata sehat. Pokoknya makan seadanya gitu. 

Bisa sih beli di warung deket kosan. Tapi ketika malas melanda, saya hanya mager di kosan wkwk. Pernah deh waktu malam, di kosan cuma ada nasi dan perut keroncongan banget. Berhubung saya males buat ngapa - ngapain, dengan terpaksa nasi putih itu saya makan. HANYA nasi putih. Hmmm ngenes banget kan. 


Sejak minggu kemarin tanggal 5 udah mulai kuliah. Ga nyangka, perasaaan baru kemarin Emak saya ngebrojolin saya ke dunia, eh sekarang udah jadi mahasiswa. wkk. Di hari pertama kuliah minggu lalu saya telat. Njir baru pertama udah telat. Kebiasaan lama belum ilang cuy. Hari pertama itu saya berangkat dari kosan mepet banget. Jadwalnya waktu itu jam 10.20. Dan saya berangkat dari kosan jam 10.05. Odong banget kan.

Kelasnya waktu itu ada di perpus lantai 5. Saya sampai kampus jam 10.15. Saya langsung buru buru ke perpus. Tapi berhubung saya baru pertama kali, saya gatau lewat mana untuk menuju lantai 5. Alhasil saya mondar - mandir keluar masuk gedung sampai jam 10.20. Saya lumayan panik sih, soalnya baru pertama kali kuliah udah telat. Saya tanya ke orang - orang disekitar saya. Akhirnya saya masuk ke sebuah gedung dan di dekat tangga saya ketemu sama mas - mas.

Saya tanya, "Mas, perpus lantai 5 benar lewat sini ya ?" Mas nya menjawab, "Iya". Mas nya itu juga menaiki tangga. Saya pun mengikuti mas mas tadi. Ternyata dia juga mau ke lantai 5. Sebenarnya ada lift. Tapi berhubung saya belum tahu liftnya dimana, saya terpaksa ke lantai 5 dengan naik tangga. Dengan tenaga yang ngos - ngosan akhirnya sampai juga di lantai 5. Dan si mas mas tadi memasuki ruangan yang entah saya tidak tahu itu ruangan apa.

Saya pun mencari ruangan kelas saya. Setelah ketemu, saya masuk dan duduk paling belakang. Soalnya anak anak udah pada datang. Tidak lama setelah saya duduk, mas - mas yang ketemu di tangga tadi masuk kelas. Dan ternyata......dia DOSEN pemirsah. Hanjir. Saya manggil dosen dengan sebutan "MAS".  Habis dosennya masih muda, kirain mahasiswa juga.wkkwkwk

Mudah mudahan pak dosennya tidak mengenali wajah saya. Bisa bisa nilai saya nanti dikurangi gara - gara manggil mas. Nilai sopan santun saya nanti dikurangi gimana coba. Eh, emang ada nilai sopan santun ?

Setelah itu saya belajar dari pengalaman. Saya belajar untuk tidak telat lagi. Masa kebiasaan sejak dulu belum juga hilang. Mulai sekarang saya akan mencoba menjadi pelajar yang sejati. Rajin belajar, on time, rajin ngerjain tugas, dan lainnya. (walaupun sampe sekarang belum terealisasi sih wkwk.

Untuk kedepannya Insyaallah saya akan rajin nge-blog lagi. Iya kalau sempet haha. Belum dua minggu aja udah ada tugas yang tidak bisa diselesaikan dengan akal sehat. Dan tugasnya itu yah semacam logika dan kawan - kawannya gitu. Yah resiko ambil jurusan sistem informasi emang gitu. Tapi asyik kok pelajarannya. Buat adik adik SMA tingkat akhir, masih ragukah anda untuk memilih jurusan? Hmm...jangan lama berpikir, pilihlah sistem informasi. Karena itu jurusan yang amat sangat tepat !!!! *Ini kenapa malah promosi jurusan njirrr -____-

Okelah, kedepannya Insyaallah saya akan sering apdet blog. Saya akan mulai aktif blogwalking lagi. Insyaallah.
Artis pamit !!!

Sunday, June 5, 2016

Kondangan

Kemarin malam saya diajak mama untuk ikut ke acara nikahan. Awalnya saya gak mau. Tapi karena faktor "terpaksa", akhirnya saya mau. Ya kan pasti boring banget kan. Disana palingan cuma melihat mempelai wanita dan pria yang sedang berbahagia sambil diiringi lagu yang, ehm, romatis. Kan jadi baper. Eh.

Seperti perempuan pada umumnya, sebelum ke acara kondangan seperti itu pasti dandan dulu. Ini adalah bagian ter-ribet kaum hawa. Saya dandan, tapi gak terlalu menor. Ntar kalau terlalu menor bisa dikira ondel - ondel. Yang paling ribet adalah mama saya. Dandannya lama. Pakai ini itu. Ketebalan bedaknya mencapai 15 cm. Apalagi lipstiknya. Merah, tebel pulak. Kayak habis disengat tawon dari hutan amazon. Ckckck...dandannanya persis kaya mbak Syahrini kw 198765.

Setelah itu, kita berdua berangkat. Dan setelah sampai di lokasi....kita berdua kaget. Karena disana sepi. Iya, sepi. Gak ada musik romantis seperti yang saya bayangkan. Gak ada tamu undangan. Gak ada mempelai pria dan wanita. Dan semua properti pernikahan sudah dibongkar. Dapat disimpulkan, acaranya sudah selesai. Iya, SELESAI. Lalu buat apa dandan cetar seperti itu kalau acaranya sudah selesai ? Buat apa coba. Buang hayati ke rawa - rawa. Omegat. Ini siapa coba yang harus disalahin. Mama ? Kenapa bisa salah waktu  sih. Seketika itu pula jantung saya berhenti berdetak, darah tidak mengalir, dan kehabisan nafas. Tengsin vrohh. -_-

***
Btw, besok udah mulai puasa yakk. Mudah - mudahan bulan Ramadhan kali ini lebih baik daripada tahun lalu. Semoga ibadah kita tambah khusyuk. Semoga amal kita di bulan penuh berkah ini diterima oleh Allah SWT. Amin. Dan semoga kita tidak tegoda oleh bujuk rayu setan yang dapat membatalkan puasa. (mamah dedeh berceramah).

Artis megucapkan selamat menjalankan ibadah puasa.

Wednesday, June 1, 2016

Terlalu lama sendiri

Kemarin tanggal 31 Mei adalah hari daftar ulang bagi yang lolos SNMPTN di universitas masing - masing. Dan kebetulan saya diterima di Universitas Brawijaya, maka saya juga daftar ulang di situ. (yaiyalah, masa ketrima di UB mau daftar ulang di Oxford University). Saya berangkat sekitar jam 3 pagi sama Bapak dan juga adik saya yang paling kecil. Saya berangkat dengan wajah yang-bisa dibilang-bersahaja.

Setelah melewati kemacetan yang amat parah, akhirnya saya bisa mendarat di UB pukul 08.30. Saya langsung masuk gedung Sasana Samanta Kridha, yang khusus untuk anak jurusan IPA. Setelah melewati pintu masuk, saya kaget. Saat itu gedung sudah penuh oleh maba. Padahal jadwalnya jam 9. Lah ini baru jam 8.30. "Njirr...ini bakalan antre lama," batin saya. Wajah yang tadinya bersahaja, jadi muram dalam waktu kurang dari satu detik.

Dengan ke-sotoy-an yang saya miliki, tanpa bertanya pada siapapun, saya langsung duduk di tempat duduk yang ada di atas. Setelah itu saya mengamati, memperhatikan kegiatan yang ada dibawah. Di bawah sana juga banyak anak yang duduk sesuai dengan fakultasnya masing - masing. Setelah memperhatikan sekian menit lamanya, saya menyimpulkan kalau saya duduk di tempat yang salah. Tempat duduk yang ada diatas untuk anak yang sudah melakukan daftar ulang. Mau tanya anak yang disamping, tapi saya nya agak canggung gimana gitu. Ini nih yang tidak patut di contoh, malu bertanya benar - benar sesat di jalan.

Akhirnya saya turun lagi. Setelah beberapa langkah turun, saya bertemu dengan teman saya. Dia tidak satu sekolah sama saya. Sekolahnya tetangga-an sama sekolah saya. Saya Sman 1 Mejayan, dia Sman 2 Mejayan. Sebut saja namanya, Sinem. Kita bersalaman, dan saya tanya ini itu sama dia. Dia udah selesai daftar ulang malah. Sinem memberitahu kalau saya harus cari tempat duduk fakultas saya dan meminta kertas tanda terima. 

Dia bareng sama temennya, sementara saya ? Sendiri. Ya, sendiri. Kan enak kalau ada temen yang berasal dari sekolah sama buat ngobrol. Sekolah dia emang banyak sih yang lolos SNMPTN di UB. Sementara sekolah saya yang anak IPA, cuma ada tiga orang. Saya dan dua orang cowok, itupun saya gak begitu mengenal mereka. Ada sebenarnya dua anak IPS, cewek, tapi kan beda ruangan. Dan saya juga gak begitu kenal. Alhasil, saya daftar ulang sendirian. 

Si Sinem tadi menyarankan saya untuk mencari-sebut saja-Yunem. Katanya dia satu fakultas sama saya. Yaudah, saya langsung cari tulisan Fakultas Ilmu Komputer. Setelah ketemu, saya mengantri seperti anak filkom yang lain buat daftar ulang. Saya mencari - cari Yunem seperti yang dibilang Sinem tadi. Dari kejauhan, saya menemukan si Yunem. Tapi, dia sudah selesai daftar ulang. Dan ternyata dia sama temannya yang juga satu sekolah sama dia. Satu sekolah, satu fakultas lagi pas kuliah. Seketika itu saya berfikir, apa cuma saya yang sendirian disini ? Omegatt!

Saat mengantri, saya belum mengambil kertas tada terima. Akhirnya saya ngobrol sama anak disamping saya, yang saya tidak tahu namanya siapa. Dan kita mengambil kertas tanda terima itu bareng - bareng. Setelah itu, yang ada hanya menunggu dan menunggu. Sumpah lama banget. Sampai saya ketiduran. Ini beneran, mungkin orang disamping saya sedikit ilfeel. Untung saja tidak ada orang media disana. Kalo ada pasti akan membuat berita aneh - aneh. Artis ketiduran saat daftar ulang. Atau Artis ketiduran dan ngorok sangat keras saat daftar ulang. Kalau itu terjadi kan, reputasi saya sebagi Artis Papan Atas bisa hancur. Huekk. Yang mau muntah silahkan

SKIP. Akhirnya, setelah sekian lama, selesai juga daftar ulang. Saya keluar ruangan sekitar jam 1 siang. Njirr, udah berapa jam nunggu. Setelah itu saya ngantri di toilet. Saya juga ngobrol sama anak sebelah saya. Dan ternyata, dia juga juga anak Madiun. Lebih tepatnya sekolahnya juga tetangga-an sama sekolah saya. Dia anak MAN Mejayan. Setelah ngobrol panjang, ternyata dia tidak sendiri pas daftar ulang, alias ada temennya. Saya berfikir lagi, apa cuma saya yang sendirian disini ? Oh man. 

Masih ngantri di toilet. Saya juga ketemu lagi teman saya-sebut saja-Minem  yang SMA nya di kota sebelah, alias Ngawi. Pas SMP pernah sekelas sama saya selama dua tahun. Dia sama temen sekelasnya,      yang juga keterima di UB, dengan fakultas dan jurusan yang sama. Oh man. Saya beerfikir, saya benar - benar sendiri disini.

Setelah dari toilet, kami pun keluar gedung bersama - sama. Si Minem tanya, "Kamu sama siapa, Nes?" Saya pun menjawab, "sendiri". Dia menjawab lagi, "Ya ampun, berarti dari tadi kamu sendirian, mau ngapa - ngapain sendiri dong. Kasihan."

Saya pun menjawab, "Iya, saya sudah terbiasa kok sendiri. Biasalah kan jomblo, ngapa - ngapain sendiri juga gakpapa." Ngenest.

Akhirnya baper, dan saya nyanyi lagunya Kunto Aji, yang Terlalu Lama Sendiri, sambil salto indah dan mengeluarkan nada tinggi setara dengan Celine Dion.

"Jangan jadikan kesendirian sebagai suatu kesepian yang menyiksa. Jadikanlah kesendirian sebagai suatu hal yang bermakna" EAKSSS

Thursday, May 26, 2016

Gagal (again)

Tepat pada tanggal 25 kemarin salah satu mimpi saya harus dikubur dalam - dalam. Di postingan sebelumnya, saya bercerita soal hasil UN yang mengecewakan. Dan pada tanggal 25 Mei kemarin ada berita buruk lagi yang amat sangat menyayat hati. Ini LebaySih.
*ini ngomong gak pake intro dulu.

Jadi begini, saya ceritakan dari awal. Saya daftar sekolah ikatan dinas yaitu STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) dan STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara). Saya memilih lokasi ujian di Surabaya. Untuk yang USM (Ujian Saringan Masuk) STIS tanggal 14 Mei. Dan USM STAN tanggal 15 Mei.

Kemarin tanggal 25 Mei 2016 hasil USM STAN diumumkan. Jeng jeng jeng....(musik tegang). Saya sempatkan berwudhu terlebih dahulu, biar gak kejang - kejang apabila harapan tidak sesuai dengan realita. Mulailah saya membuka web yang berisi pengumuman USM STAN. Saya klik lokasi ujian saya (Surabaya). Saya tulis nama "agnes" di kolom pencarian. Dannn.....hasilnya......"Tidak ada hasil yang ditemukan". Deggg....jantung ini serasa dihantam gajah Afrika sebesar 10.000 ton. Sumpah ini Alay, banget.

Yak, saya gak lolos USM STAN. *musik sedih. Sedih sih pasti. Payah banget kan. Maafkan anakmu yang super payah ini, Pak, Bu. Masa ngerjain soal itu aja gak lolos. Errr...memang soalnya lumayan susah sih.

Yaudahlah. Mau tidak mau saya harus ikhlas. Hasil USM STIS akan diumumkan pada tanggal 28 Mei. Tapi saya gak begitu berharap lebih. Perlu kalian ketahui, soal STIS lebih susah daripada soal STAN. Iya, susah, banget. Bikin otak sariawan. Percayalah. Itu menurut saya. STAN aja gak lolos, apalagi STIS. Entahlah. Hanya keajaiban yang bisa menjawab.

Tapi saya yakin usaha yang saya lakukan tidak ada yang sia - sia. Walaupun tidak lolos, ilmu yang saya pelajari dalam mempersiapkan USM pasti akan berguna suatu saat nanti. Saya belajar matematika, dan hal itu membuat saya sadar bahwa hidup ini tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya "matematika". Eakss. Saya juga belajar TOEFL. Dan itu membuat saya semakin ngerti tentang bahasa inggris. Saya rajin lari pagi untuk mempersiapkan apabila lolos USM STAN. Akibat rajin lari pagi, sepertinya kadar lemak dalam tubuh saya mulai berkurang. Dan juga membuat tubuh lebih bugar, sehat dan bersahaja. Ini kenapa ngomong saya jadi kayak duta kesehatan, wkowkwo. Ini nih salah satu reaolusi saya di tahun 2016, yaitu berat badan berkurang. Sedikit demi sedikit berat badan mulai berkurang akibat rutin lari pagi. Walaupun tidak lolos, tapi usaha yang kita lakukan pasti tidak ada yang sia - sia kan. Pasti ada manfaatnya. Ini cara Artis menyikapi kegagalan. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Hidup tidak keren jika belum gagal, Artis Quote. Ini lama - lama jadi ngelantur. SKIP SKIP

Saya benar - benar akan menjadi arek ngalam. Eh, Arek Malang maksud saya. Yakkkss....saya diterima di Universitas Brawijaya (UB) dengan jurusan Sistem Informasi lewat jalur SNMPTN. Saat kuliah nanti masih ketemu sama pelajaran aljabar, algoritma beserta kawan - kawannya. Wew.

Untuk sekarang saya fokus cari tempat kos. Kata teman saya, tempat kos di sekitar UB sudah penuh. Yaudah, kalau nanti gak dapet tempat kos, saya akan bawa rumah portable. Bisa dilipat dan dibawa kemana mana. Kan praktis. Huahaha. *kriikk..krikkk...

Jika disini ada yang kuliah di Malang, mungkin bisa memberitahu saya kalau ada tempat kos yang kosong. Yak..dimohon bantuannya teman - teman sekalian. Bantulah artis yang ngakunya papan atas ini, huaha.

Yaudah, cukup sekian cerita panjang lebar kali ini. Artis yang bentar lagi jadi mahasisa mahasiswa pamit !  Byeeeeeeeee

Friday, May 20, 2016

HELLO !



Hello, it's me. I was wondering if after all these years you'd like to meet. To go over everything......

*maaf numpang nyanyi bentar.

Akhirnya...........setelah sekian lama gak nongol, orang yang mengaku Artis Papan Atas ini telah kembali. I'm back, Sudah amat sangat lama sekali saya gak ngurus blog ini. Banyak banget kecoa yang berterbangan. Rumah laba - laba ada dimana - mana. Tikus, kalajengking, ular berlarian kesana kemari. Duh, ini ngomongin apa coba. 

Postingan terakhir saya yaitu pada bulan February yang lalu. Udah lama banget kan. Udah tiga abad saya ninggalin blog ini. Yah, saya memang sibuk. Atau lebih tepatnya SOK SIBUK. Salah satu alasan saya meninggalkan blog ini adalah untuk belajar. Sok rajin kan. Ngakunya sih belajar buat Ujian Nasional. Padahal sebenarnya jarang banget belajar buat UN. 

Eh iya, hasil ujian nasional sudah keluar tanggal 7 Mei yang lalu. Dan nilai saya sungguh mengecewakan. Gak kaget sih, soalnya memang malas belajar. Ada mata pelajaran yang gak lulus. Yaitu pada mata pelajaran Fisika. Huhu. Jadi dapat disimpulkan saya tidak lulus UN. Bayangkan, seorang Artis Papan Atas tidak lulus UN. Pasti para fans saya kecewa. huekk. Walaupun tidak lulus UN, tetep lulus sekolah kok. Alhamdulillah.

Ngomong - ngomong soal UN, dulu pas SMP saya dapet nilai UN lumayan tinggi. Saya dulu memang "rada" pintar. Cielahhh....... Lah sekarang ? Disaat orang lain sibuk belajar mengerjakan soal - soal latihan UN, saya malah males - malesan. Buku soal latihan UN saya masih bersih tanpa noda. Parah banget kan ? Gak pernah belajar sih. Saya sudah tahu kalau hasil kali ini bakalan jelek. Karena hasil berbanding lurus dengan usaha. Jika usaha kita besar maka hasilnya akan maksimal. Jika usaha kecil atau males - malesan, maka hasilnya pun tidak sesuai dengan apa yang harapkan. #MarioTegang sedang berceramah.

Yah, hidup itu seperti roda. Ada saatnya kita rajin. Dan ada pula saatnya kita malas, huahaha. Tapi ada kabar menggembirakan tanggal 9 Mei yang lalu. Yaitu......saya lolos SNMPTN. Wihh! Saya juga gak percaya kenapa bisa lolos SNMPTN. Bersyukur banget. Thanks God! 

Insyaallah saya akan jadi mahasiswa. Perasaan baru kemarin saya lahir di dunia ini, eh udah mau jadi mahasiswa. Lolos SNMPTN bukan satu - satunya impian. Masih ada impian lain yang harus saya raih. Dua hari berturut - turut tanggal 14 & 15 Mei kemarin saya melaksanakan tes. Tes untuk masuk ke sekolah tinggi/perkuliahan pastinya. Dan itu masih saya rahasiakan, wkwk. Saya juga berharap bisa lolos disitu. Yah walaupun saingannya ada ratusan ribu orang. Mari bersama - sama mendoakan artis papan atas ini dengan satu Al fatehah, agar lolos tes. Kita mulai saja, Al Fatehah..........Amin. Semoga doa kita dikabulkan oleh Allah Yang Maha Esa. Amin. 
*ini udah kayak kondangan

SKIP

Di postingan yang terakhir atau postingan tiga abad yang lalu , saya mengatakan mau me-review film London Love Story. Dan berhubung itu sudah lama , saya memutuskan untuk tidak menulis review film itu. Untuk itu saya mohon maaf.

Yaudah, cukup segini dulu sapaan dari saya. Insyaallah saya akan ngurus blog ini dengan baik dan aktif blogwalking lagi. Kapan kapan saya akan muncul lagi dengan postingan yang bermanfaat bagi agama , nusa dan bangsa. Wkwk. 

Artis pamit!

Sunday, February 14, 2016

(Bukan) Hari valentine

Hari ini adalah 14 Februari. Dan pada tanggal ini memperingati aksi pemberontakan PETA (Pembela Tanah Air) di Blitar. Mungkin banyak yang gak tahu soal ini. Yang sebagian besar orang tahu hari ini adalah hari valentine. Hari kasih sayang sejuta umat. Yakks, bener banget. Bagi yang punya pacar mungkin dikasih coklat sama pacarnya. Gimana ? Giginya udah ompong belum gara - gara kebanyakan makan coklat? Terus bagi yang jomblo berdiam diri di rumah. Menatap langit. Menunggu keajaiban. Siapa tahu ada coklat jatuh dari langit. -_-

Hari ini, saat orang lain sibuk merayakan valentine bersama pasangan, saya dan teman teman malah sibuk mikir. Iya, hari ini ada babak penyisihan ELECTRA di Sman 5 Madiun. Electra singkatan dari Electrical Competition Tour and Rally. Sebuah olimpiade dalam bidang fisika dan komputer yang diadakan oleh ITS (Institut Teknologi Sepuluh November).

Saya dan teman teman hanya iseng megikuti. Yah, itung itung buat ngisi waktu luang. Satu tim maksimal terdiri dari 3 orang. Saya, Vindi, Yanuan, Nitia, Ilham sama Yoga sudah menyusun kelompok dari awal. Rencananya, saya satu tim sama Nitia dan Ilham. Dan kelompok satunya lagi ada Yanuan, Yoga, Vindi.

Dan...hari ini kabar buruk pun datang. Si Ilham (yang satu kelompok dengan saya) berhalangan hadir. Begitu pula dengan Vindi. Dia juga tidak bisa ikut. Mereka hari ini ada tes skolastik PPNS (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya). Jadi, dengan sangat terpakasa, kelompok saya cuma ada 2 orang. Saya dan Nitia. Dan kelompok Yanuan juga cuma ada dua orang. Yanuan dan Yoga.

Tapi, kata Nitia tadi, Vindi tidak jadi ikut tes skolastik. Dia gak dibolehin sama Ibunya. Dan kabarnya, hari ini Vindi disuruh untuk Qiro'ah (membaca ayat suci Al qur'an) dalam suatu acara. Yakk, Vindi adalah sahabat saya yang pinter Qiro'ah. Suaranya yang merdu dalam membaca Alquran membuat setiap orang yang mendengar akan segera bertaubat. Haha. Kidding.

Mungkin ada yang punya acara, misalanya nikahan, sunatan massal, kondangan, dsb. bisa mengubungi Vindi buat Qiro'ah. Atau bisa juga menghubungi saya. Saya selaku manager papan atas. *krik krik...

Balik lagi. Jadi, hari ini satu tim terpaksa hanya diisi oleh dua orang. Saya bersama Nitia tadi mengerjakan soal gak ada serius - seriusnya sama sekali. Soalnya sulit abis. Entahlah nanti hasilnya gimana. Kalau Yanuan sama Yoga sepertinya mereka serius mengerjakan. Entahlah.

Setelah selesai mengikuti itu, Nitia mengajak buat nonton. Rencananya mau nonton Talak Tiga. Saya juga pengen banget nonton itu. Karena sebelumnya saya sudah membaca review film ini dari salah satu blog. Dari sinopsisnya, menarik dan membuat saya penasaran.

Akhirnya kami berempat pergi ke bioskop. Dan sialnya, film Talak Tiga sudah tidak tayang di bioskop itu. Yang ada hanya Deadpool sama London Love Story. Nitia sama Yanuan akhirnya pengen nonton London Love Story. Sebenarnya saya malah pengen nonton Deadpool. Tapi, yaudahlah. Saya ikutan nonton London Love Story. 

Kami berempat nonton dan film ini berhasil membuat penonton mengeluarkan air mata. Mungkin lain waktu saya akan me-review film ini. Mudah - mudahan ada waktu. Mungkin besok atau besoknya lagi atau besoknya lagi. Entahlah.

Sudah malam. Sekian dulu dari saya. Besok ada Try Out. Mau belajar dulu. #huekk. Beginilah nasib anak kelas 12. No day without Try Out -___-

Artis pamit ! Apa kegiatan kalian saat hari valentine ?

Saturday, February 6, 2016

Hujan

Apa yang kalian lakukan ketika hujan ? Apakah duduk di teras di temani teh panas sambil mengingat kenangan bersama mantan ? Apakah akan nyanyi "dan......hujan turun lagi di bawah payung hitam kau berlindung....bla bla bla......"

Kalo saya saat hujan melakukan sesuatu yang bermanfaat, yaitu......tidur.  Yoi, momen yang pas buat tidur adalah saat hujan.  Suasananya adem - adem gimana gitu.

Kemarin sore ada jadwal les jam 3. Saya mandi jam 02. 30 dan baru selesai jam 03.05. Iya, mandi saya emang lama. Dan sepertinya kemarin adalah mandi tercepat yang pernah saya lakukan. -___-

Kemarin juga hujan seperti biasanya. Sebelum mandi, hujan belum turun, tapi setelah keluar kamar mandi.......hujan turun pemirsahhh !!! Dan saya bilang ke Mama, "Yahh.... hujan, gak jadi les dong," padahal dalam hati senengnya minta ampun soalnya gak jadi les. huahah.

Momen saat hujan itu saya manfaatkan untuk tidur. Tapi mata gak bisa merem. Akhirnya tercetuslah ide untuk nyanyi. Yoi, saya ambil laptop, gitar tanpa senar, mikrofon jadul. Saya taruh kamar dan mengunci kamar rapat - rapat biar gak kedengeran. Dan mulailah saya nyanyi gak jelas.

Dengan suara yang super fals, suara seperti orang lagi boker ngeden - ngeden, main gitar tanpa senar yang gak beraturan, akhirnya saya menyelesaikan satu lagu. Dan inilah hasilnya. Tapi sebelumnya perlu diingat! Bagi yang sedang pusing/sakit kepala janganlah sekali kali mendengarkan suara saya yang super absurd ini. Karena barangsiapa yang mendengarkan, niscaya pusing Anda akan semakin bertambah. Dan mungkin anda akan menderita kanker otak kanan. 

Ini dia, silahkan di play. Dan kalo bisa akun soundcloud saya di follow juga gapapa. Soalnya followernya baru beberapa biji. wkwk.



Gimana ? Suara saya absurd banget kan ? Saya memang bukan Agnes Monica. Nama depannya aja yang mirip. Tapi kalo suara, gak ada mirip - miripnya sama sekali -__-. Yaudahlah, harap dimaklumi. Itung itung suara saya tadi bisa menambah beban pikiran bagi orang yang mendengarkan. wkwk.

Sekian dari Artis Papan Atas yang punya suara absurd. Terimakasih !

Saturday, January 9, 2016

Rapor

Hari ini ada pembagian rapor. Pembagian rapor kali ini ada yang beda. Biasanya orang tua saya bisa datang. Tapi hari ini orang tua saya tidak bisa ke sekolah buat ngambil rapor. Soalnya mereka pergi ke luar kota. Biasalah, ada pertemuan orang tua artis gitu. huekkk. 

Berhubung kedua orangtua tidak ada yang bisa datang, saya nitip orang tua temen saya, Indri. Orangtua Indri mengambilkan rapor saya, sekarang rapor sudah ada di tangan. Dan, sudah terpampang nilai nilai yang super memuakkan itu. 

Soal ranking, saya nyangkut di ranking sepuluh besar. Tepatnya adalah ranking................diatas 5 dibawah 10. Silahkan ditebak sendiri, haha. 

Yasudah, sekian dari saya. Kali ini saya sangat sibuk. Banyak yang harus diurus. Seperti biasanya, sibuk syuting :p

Sekian.

Saturday, January 2, 2016

Welcome 2016


Hari ke-2 dari 366 hari di tahun 2016.

Ini udah tanggal 2 Januari. Pertanda hari libur akan segera berakhir. Semua pelajar akan merasakan lagi kejamnya bangku sekolah pada tanggal 4 Januari. Tanggal 4 menjadi sosok yang menakutkan sekarang. Hashhhhhhhhh !! Semangatlah kalian para pelajar tanpa tanda jasa. Di tahun yang baru ini, semoga ada juga semangat baru untuk belajar.  Ayo semangat. Tuntutlah ilmu sampai ke liang lahat. Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Banyak jalan menuju Roma. Besar pasak daripada tiang. Air susu dibalas dengan air tuba.  #kok jadi ngelantur gini -___-

Btw, gak terasa udah tahun baru lagi. Tahun demi tahun berganti, tapi kapan saya bisa jadi artis ? Errr.....mungkin bisa jadi artis kalau Justin Bieber nembak saya kali ya, huaha. Lupakan.

Flashback ke masa lalu. Apa yang menarik di tahun 2015 ? Banyak kok. Banyak hal menarik bersama keluarga, teman, sahabat. Loh, kalau sama pacar gimana, Nes ? - Sebagai jomblo akut saya merasa tersungging dengan pertanyaan ini, huaaaaaa. Errr...engga kok. Kan bahagia gak harus sama pacar, ya kan? Seperti yang dibilang bang Radit dalam film terbarunya (SINGLE). *promosi film lagi.

Dan tentunya di tahun yang baru ini, tahun 2016, harus lebih baik dari tahun lalu. Apa yang diharapkan di tahun 2015 belum tercapai, bisa dilanjutkan di tahun 2016. Iya, kalau kita masih diberi kesempatan hidup oleh ALLAH. Ya kan masa hidup seseorang gak ada yang tahu. Yang bisa lakukan hanyalah memanfaatkan waktu dengan baik. Jangan males - malesan. Apalagi tidur dari malem sampe siang belum bangun. Jadi mubadzir kan waktunya. *ini saya banget.

Di tahun 2016 bakal ada momen dimana anak anak kelas 12 melaksanakan Ujian Nasioanal, setelah itu lulus. Dan...........berakhirlah masa masa indah di sekolah. Berakhirlah masa putih abu - abu. Yoi, kita akan berpisah. Berjalan menuju tujuannya masing - masing. Kita akan berpisah kawannnnn....hiks hiks.  Belum saatnya nangis, Nes ! 

Setiap orang pasti punya harapan baru di tahun yang baru ini. Begitu juga saya. Saya punya harapan, antara lain :

  1. Berat badan turun. Ya minimal turun sekilo atau dua kilo udah bersyukur banget. Tapi target saya turun 5 kilo. Banyak banget ya, dan sepertinya ini gak mungkin.
  2. Tambah rajin belajar. *sepertinya ini sulit
  3. Bisa mengerjakan soal Ujian Nasional dengan baik dan benar.
  4. Lulus dengan hasil yang memuaskan.
  5. Diterima di Perguruan Tinggi yang saya inginkan. Yah, walaupun sampe sekarang saya masih bingung mau kuliah dimana, mau ambil jurusan apa. Jurusan ke-ARTIS-an ada gak ya ?
  6. Blog lebih terawat dengan baik.
  7. Jadi artis. #huekk
  8. dll.
Itu hanya beberapa harapan saya di tahun ini. Semoga harapan itu dan harapan lainnya bisa tercapai. Walaupun ada beberapa yang sulit di lakukan. But, nothing is impossible.

Yakk, selamat datang 2016. Mari kita isi 366 halaman ini dengan pengalaman yang hebat. Yaitu pengalaman yang lebih hebat, lebih cetar membahana, lebih luar biasa daripada tahun lalu. 

Sekian.

Monday, December 21, 2015

Thanks a lot !

Hari libur kadang emang ngebosenin. Yang saya lakukan hari ini hanya nyapu rumah dengan wajah kurang ceria dan tidak bersahaja. Siang tadi sehabis nyapu, saya buka laptop dan membuka halaman yang setiap saat saya pantau. Yaitu blogger.com.

Dan....saya tercengang ketika melihat statistik blog hari ini. Dalam hati saya bertanya, "Ini pengunjung dari planet mana, kok banyak banget. Apa ini beneran? Atau hanya imajinasi saya? Atau saya sedang bermimpi ? Atau........."

Sumpah, saat melihat statistik blog, mata saya melotot, sambil bengong dan gak percaya. Biasanya tiap harinya pengunjung gak sampe segitu. Setelah saya cek, ternyata pengunjung yang banyak itu berasal dari postingan saya kemarin mengenai film SINGLE. Yang belum baca klik ini

Saya teringat sesuatu. Kemarin malam saya sempet nge-tweet ke bang Raditya Dika tentang review filmnya dan saya sertakan link menuju blog ini. Seketika itu, saya sudah bisa menyimpulkan kalau ribuan pengunjung itu karena bang Radit. Akkkkkkkkkkkkkkkk ! Saat itu pula saya melompat indah serta teriak sekenceng - kencengnya. Wajah yang sebelumnya kumel, menjadi ceria bagaikan Cinderella yang telah menemukan pangerannya. #apasih.

Tapi saya memastikan terlebih dahulu apakah ini benar - benar bang Radit yang menyebarluaskan post itu. Saya langsung cek twitternya, dan ternyata benar sekali dugaan saya. Nih,

review film single oleh raditya dika
penonton yang dimaksud itu saya
Yuhuuuu ! Dan saya amat sangat senang yang mendalam akan hal ini. Ini berarti tulisan saya dibaca oleh bang Radit dan para fans-nya juga membaca. Wuhhhh ! Thats cool ! Selamat ! Mereka telah berhasil memasuki blog yang super sesat milik seseorang yang ngakunya Artis Papan Atas.

Tidak hanya di twitter, di facebooknya bang Radit juga ada seperti ini,

review film single oleh raditya dika

Saya terus berteriak dan melompat indah. Kedua adik saya sepertinya miris melihat kakaknya bertingkah aneh seperti itu. Mereka mungkin mengira kalau saya udah gak waras. Biarin. Kan emang lagi seneng. 

Saya juga sempat dimarahi sama Mak saya yang lagi ada di dapur. Dia bilang, "Jangan teriak teriak. Ada orang meninggal itu lo."

Saya baru sadar kalau ada tetangga yang baru saja meninggal hari ini. Setelah sadar, saya menuju kamar (biar gak kedengeran) merayakan kegembiraan saya dengan guling - guling di kasur, salto di udara, berteriak sekenceng - kencengnya sambil senyum senyum sendiri. Persis seperti orang gak waras. 

Ya wajarlah, kalau banyak fansnya bang Radit yang mengunjungi blog saya. Kalian tahu sendiri kan siapa itu Raditya Dika. Seorang laki - laki pendek namun fenomenalnya minta ampun. Siapa sih yang gak kenal dia. Banyak banget fansnya dia. Follower dia juga banyak. Bahkan sampe jutaan. Dan sebagian dari mereka ada yang nyangsang di blog sesat ini. 

Yuhuuu ! Terimakasih yes bang Radit sudah meyebarluaskan postingan saya kemarin. Thanks a lot ! Karena hal ini berdampak positif bagi blog saya. Jadi ramai euy ! Biasanya perhari cuma ada beberapa ekor yang nyangsang di blog ini. Tapi hari ini ada sekian ribu pengunjung yang datang. Terimakasih ! Matur nuwun ! Arigato ! Xièxiè ! Thank you! Shukraan ! Gamsahabnida ! Dhanyavaad !

Untuk film selanjutnya, bolehlah artis papan atas ini diajak main. Peran apapun saya mau. Memerankan orang gila yang gak pernah mandi, kumel, dan punya banyak kutu juga gapapa, huaha. #ngarep #mimpi #bodoamat

Pokoknya terimakasih yang amat sangat buanyakk !