Showing posts with label kuliah. Show all posts
Showing posts with label kuliah. Show all posts

Friday, May 24, 2019

TIPS BUKA PUASA GRATIS !!!

Halo teman - teman. Setelah sekian purnama, tidak muncul. Akhirnya muncul juga. Alhamdulillah sudah memasuki bulan Ramadhan ya (telat nes). Gimana puasanya teman - teman ? Belum bolong kan. Masih kuat kan ? Ya kalo ga kuat ambil minuman di kulkas. Diminum siang hari pas lagi panas - panasnya. Setelah minum, lanjutin lagi puasanya. Gampang kan ? (ajaran sesat)

Btw kalo ngomongin puasa, sering bat dah temen - temenku kadang lupa kalo dia puasa, Trus dia makan atau minum. Trus baru sadar pas udah makan. Kan itu masih boleh ngelanjutin puasa, soalnya dia lupa. Enak banget kan. Nah, aku pengen banget gitu, lupa kalo puasa, trus makan. Nah, sayangnya aku ga pernah makan pas lagi puasa, dengan alasan lupa. Soalnya ingatanku terlalu tajam, whheehe. 

Puasa kali ini, aku di Malang. Jauh dari keluarga dan kampung halaman. Mulai hari pertama hingga sekarang (gatau ini puasa ke berapa, mungkin 19?) belum merasakan buka puasa dan sahur dirumah. Ya, kala itu memang banyak banget tugas akhir yang mengharuskan ku tetep stay di Malang. Setelah tugas akhir, ada UAS. Hmmm. Dan alhamdulillah kemarin adalah hari terakhir UAS. Dan sebenarnya saya sudah bisa pulang. Namun, gada duit buat ongkos pulang, wkwk. Gak ding, becanda. Mungkin besok, saya baru pulang. 

Nah, puasa di tanah rantau gak menyedihkan banget kok. Ada my bebeb yang selalu setia menemani. *huek. Demi hemat ala anak kos, hampir tiap hari kita cari buka puasa gratisan. Emang bisa? Pasti bisa. Ini nih saya kasih tipsnya. 

1. Buka Puasa di Masjid
Nah ini ni yang sering banget kita lakuin. Bisa di masjid univ, fakultas, atau masjid deket kosan juga bisa. Rata - rata hampir semua masjid ada buka puasa gratis man teman. Nah, buat kalian yang pingin buka puasa tanpa mengeluarkan uang, bisa datang ke masjid. Biasanya, selain buka puasa gratis, di masjid juga ada kajian gitu tiap sore. Bisa juga tu ikut kajiannya. Enak kan. Udah buka puasa gak bayar, dapet pahala pula. Mantab betol.

2. Ngabuburit Keliling Kota 
Jangan salah dengan tips yang kedua ini. Kita bisa keliling Kota, ngabuburit dan siapa tahu ketemu sama orang yang bagi takjil ataupun makanan berat. Daripada pas sore kalian gabut, nunggu adzan maghrib yang tak kunjung datang, lebih baik ngabuburit keliling Kota. Hanya bermodalkan bensin, kalian bisa dapat takjil ataupun nasi gratis. Tapi ini sifatnya gak pasti teman - teman. Gak setiap hari juga ada orang yang bagi - bagi makanan di suatu daerah tertentu. Ya, kalo gak dapet disyukuri saja. Bensin terbuang sia - sia juga gapapa. Kan setidaknya kita bisa ngabuburit, bisa me-refresh pikiran, apalagi ngabuburitnya dengan orang spesial. Wadadidaww. Puasa gak boleh pacaran mulu woi, (ngaca nes). Oiya, tapi ngabuburit yang paling baik adalah dengan mengaji :).

3. Cari gratisan di tempat makan
Untuk ini kita harus selalu up-to-date dengan apa yang ada di sekeliling kita. Bulan ramadhan kayak gini, banyak tempat makan yang bagi - bagi buka puasa gratis. Kalian harus rajin buka instagram, atau sosial media yang lain. Soalnya biasanya info seperti itu di share di sosial media mereka. Siapa tahu tempat makan favorit kalian mekdi, kaefci, atau lainnya bagi buka puasa gratis. Kan manteb tuh. Bisa juga di sepanjang jalan, ada semacam banner gitu kalo resto A bagi buka puasa gratis. Jadi kita tidak boleh cuek terhadap sekeliling. Catet tanggalnya, dan siapkan apa saja syaratnya. Dan cuusss langsung ke tempatnya, niscaya kalian akan merasakan betapa nikmatnya buka puasa gratis, wkwk.

Nah, itu dia tipsnya teman - teman. Dan saya sudah pernah mencoba semuanya, wkwk. Dasar agnes pencari gratisan. Mudah - mudahan semua pihak yang membagikakan makanan gratis ke saya, pahalanya bertambah berkali - kali lipat. Aamiin. Mudah - mudahan saya kelak juga bisa bagi bagi makanan ke orang - orang yang membutuhkan, wkwk. Aamiin. 

Ini ada secuil cuplikan doumentasi kami mencari gratisan. Tontonlah, buat nambah viewers. wkwk. Baiklah, itulah secuil tips buka puasa gratis dari saya, semoga bermanfaat (terutama buat anak kos), selamat menjalankan ibadah puasa, semoga ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan Mohon Maaf Lahir dan Batin. (belum lebaran woi).
Dadahhh....salam Artis Papa Atas.

                    



Friday, February 8, 2019

Tentang target

Hasil gambar untuk tentang target

Hiyaaa...back again with me. Kali ini saya akan membahas mengenai target. Tapi ini bukan ngomongin filmnya Raditya Dika loh. Bukan itu. Jadi ini mengenai target hidup. Atau tujuan hidup. Atau biasa orang menyebut dengan "goal". Eh goal apa goals sih? Ya pokoknya itulah.

Manusia tentunya mempunyai target yang ingin dicapai. Pasti kalian juga punya. Ada sebagian yang memiliki target hidup, menyusunnya dengan baik, mengerjakan apa yang ingin dicapai sesuai prioritas. Ada juga yang terombang - ambing tidak jelas, hanya ikut arus ibarat air yang mengalir. Saya contohnya.

Jadi, curcol sedikit ni ye. Saya merasa kehidupan sekarang itu hampa. Iya. Hampa. Sekali lagi. Hampa kesal....dan amarah....malah jadi nyanyi kan. SKIP. Sekarang saya merasa kehidupan yang saya jalani begitu monoton. Makan, tidur, mandi, kuliah. Just that. Begitu saja tiap hari. Setelah saya merenung disaat pup, saya menemukan jawaban.

Mungkin saya tidak memiliki target hidup yang ingin saya capai dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Yap, saya hanya mengikuti arus yang tidak tahu akan bermuara dimana. #bahasaguepuitisamat. Kalau urusan kuliah sih memang jelas ya, tujuannya nanti akan kemana. IPK bagus, dapat gelar sarjana, kerja (kalo dapat dan harus dapat kerja -,-). Tapi, kalau kuliah hanya sekedar kuliah, masuk kelas - duduk - dengerin dosen - rajin - selesai - pulang. Percayalah itu sangat membosankan.

Ini memang kesalahan di awal kuliah, saya tidak menyusun target - target yang ingin saya capai. Paling tidak, saya harus memiliki target IPK minimal 3.9 wkwk, atau target ikut organisasi minimal 5 (etdah kebanyakan), target jadi Ketua BEM wkwk, target lulus maksimal 2 tahun (keknya gada deh), target jadi asisten praktikum, menang lomba tingkat internesyenel, target punya bisnis sendiri di usia 20 tahun, target jadi milyader di usia 20 wkwk, atau target -  target yang lainnya.  Ya itu beberapa cara agar kuliah tidak hanya sekedar kuliah. Dan sayangnya, di awal kuliah, hal itu tidak terfikirkan oleh saya yang saat itu masih bocah.  Sampe sekarang juga masih bocah sepertinya. Hmm. Dan sekarang sudah kuliah di Malang selama kurang lebih 2,5 tahun, tidak menghasilkan apa - apa, kecuali kartu hasil studi. Saya merasa hidup saya kurang begitu berguna.

Saya menganalisis diri sendiri, yang notabene tidak sempurna. Yaiyalah kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Dahulu, sebelum negara api menyerang,  saya memiliki beberapa target. Dan saya berambisi akan target - target yang ingin dicapai. Hasilnya? Sebagian tercapai dan sebagian lagi tidak. Mungkin sebagian yang tidak bisa saya capai itu, membuat saya down, membuat sedih, kecewa, campur aduk. Dan saat itu, saya memutuskan untuk tidak terlalu berambisi, tidak memiliki target, agar tidak kecewa jika hasil tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Tapi, ini adalah contoh yang buruk. Harusnya kegagalan itu bukan penghalang bagi kita untuk mencapai tujuan lain yang lebih baik. Bukankah lebih baik mencoba namun gagal, daripada kita  tidak mencoba sama sekali ?  Padahal di postingan dulu, saya menjelaskan mengenai kegagalan. Saya menulis untuk tidak menyerah terhadap kegagalan. Coba baca ini (klik). Tapi saya sendiri menyerah akan kegagalan, gimana sih nes, dasar cupu.

Balik lagi mengenai target hidup. Jadi gini teman - teman. Kita sebagai manusia yang berkualitas, harusnya kita memiliki target. Saya sekarang sadar, bahwa memiliki target itu sangat penting. untuk menentukan akan kita bawa kemana hidup kita nanti. Memang hidup sudah ada yang mengatur. Rejeki sudah ada yang mengatur. Namun apakah rejeki akan datang begitu saja jika kita tidak menjemputnya ? Never. Kita harus keluar dari zona nyaman. Berfikiran luas, kerja keras. Kita itu diberikan jiwa raga yang sehat, pikiran yang baik, harusnya kita bisa melakukan yang lebih selain hanya duduk di bangku sekolah atau kuliah. #menasihatidirisendiri. Saya merasa kemampuan dalam diri belum sepenuhnya digunakan. Itulah yang membuat saya resah untuk sekarang. Hidup saya kurang berguna sepertinya. Sepertinya saya harus memiliki poin - poin target yang ingin saya capai. Mudah - mudahan tidak sekedar wacana ya nes. Yang membuat suatu hal tidak terealisasi itu adalah rasa malas. Jadi, pertama kali yang harus saya lakukan adalah menyingkirkan rasa malas. Wahai malas, awas kau, akan kubasmi kau dengan KISPRAY. Paandah -_-.

Oke, jadi adakah dari kalian yang merasakan hal yang sama seperti saya. Resah menjalani kehidupan yang monoton, terombang - ambing tanpa tujuan yang jelas? Yak semoga kita cepat menemukan apa yang ingin kita capai ya teman - teman. Semoga hasil sesuai dengan apa yang kita inginkan. Baiklah, see ya! :)

SALAM SUKSES!!! (kek Mario Teguh aja -,-)

Friday, November 24, 2017

k e m b a l i

artis kembali


Tes...tes....
Bismillah...
Assalamu'alaikum wr.wb

Pertama - tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada kita semua.......

*ini mah kayak pidato.

Saking lamanya ga nongol, sampe lupa caranya gimana nulis di blog. Sumpa deh udah lama bangetsssss saya ga ngurus ini blog. Postingan terakhir hampir setahun yang lalu. Lama banget kan. Saking lamanya saya tinggal, sampe ada sarang laba - laba, kelelawar dimana - mana, sarang nyamuk, sarang kecoa pun ada. 

Butuh waktu yang cukup lama hingga akhirnya saya memutuskan untuk kembali lagi ke blog ini. Ngapain sih nes lama ga ngurus blog ? Karena kuliah ? Organisasi ? Atau ada hal lain ? Hmmm....sebenarnya saya ga sibuk sih, malah kebanyakan tidur mulu di kos -_-. 

Waktu luang di kuliah itu banyak. Banyak bangetss. Lebih padat jadwal di SMA (menurutku sih). Kalau di SMA kan tiap hari masuk jam 7 pagi, pulang sore. Kalau di perkuliahan kan enak, ga setiap hari masuk jam 7 pagi. Kalaupun ada kelas jam 7, saya biasanya baru berangkat jam 8 (jangan ditiru eaks). 

Kuliah itu jadwalnya emang lebih enak, lebih fleksibel. Selama kuliah ini, saya juga cuma ikut paduan suara fakultas. Dan itu pun jadwalnya gak terlalu padat. Paling latihan cuma seminggu sekali pas weekend. Saya juga gak ikut organisasi di kampus. So, apa yang membuat saya meninggalkan blog ini begitu lama ? wkwk

Emm...mungkin itu karena tingkat kemalasan lebih besar dibanding tingkat kerajinan saya, wkwk. Yappp..itu dia. Saya mungkin MALAS. Alasan macam apa -_-. Sebenarnya sudah ada beberapa yang saya tulis selama setahun belakang ini. Namun itu semua tidak terselesaikan dan sampai sekarang hanya jadi draft begitu saja.

Emang ribet banget ya kalau udah berurusan sama yang namanya malas. Karena kelamaan gak nulis, saya merasa hidup saya tidak berfaedah. Dulu pas masih rajin nulis, kalau ada waktu luang, pasti saya manfaatkan buat nulis di blog. Sekarang ? Waktu luang saya gunakan untuk melakakukan hal - hal yang unfaeda. Misal tidur di kos, nonton youtube, nonton drama korea, film. Yah, gitu gitu doang. Betapa tidak bergunanya saya.

Lama tidak nulis juga menjadikan saya malas untuk berfikir. Dulu pas rajin nulis, tiap hari saya pasti kepikiran "mau nulis apa ya hari ini?", dan hal itu membuat saya lebih berfikir kreatif dan juga peka terhadap kejadian yang dialami sehari - hari. Siapa tahu bisa dijadikan bahan buat nulis blog.

Yah, walaupun saya nulis disini belum menghasilkan apa - apa, whehe. Tapi setidaknya ada hal yang lebih bermanfaat untuk dilakukan, ketimbang tiduran di kos. Dan juga saat kita berhasil nulis satu postingan, itu kayak ada kebagahagiaan tersendiri gitu. Maka dari itu saya memutuskan untuk kembali nulis, agar hidup saya lebih berguna bagi agama, nusa dan bangsa, wkwk.

Yahhh, gitu dulu yakk sapaan-singkat-seorang-artis-yang-telah-lama-meninggalkan-blog. Doakan saya istiqomah dalam mengurus  blog ini. Tunggu postingan selanjutnyaaaaaaa eakssss.....

Artis papan atas pamit !!!
Wassalamu'alaikum wr.wb...

Sunday, December 4, 2016

Homesick

homesick
 "Homesick adalah suatu keadaan dimana Anda merasakan suatu kegelisahan yang mendalam dikarenakan jauh dari lingkungan rumah, jauh dari keluarga, dan jauh dari pacar"

Yuhuuu....welcome back again with me, Artis Papan Atas yang luar biyasah, cetar membahana badai halilintar...........!!!!!!!!!!!!!! Apaan si--"

Sudah lama banget ga ngurus ini blog. Sekalinya buka blogger.com, eh tampilan udah berubah. Baru tahu kalau tampilan blogger sekarang berubah. Itu sejak kapan sih, udah lama ya? Maklum, jarang buka blog. Tapi kali ini saya tidak akan membahas tampilan blogger. Melainkan saya akan membahas sesuatu yang sering banget dirasakan oleh anak rantau, yaitu HOMESICK. Hmm...apa itu  homesick ? Kalau menurut pendapat saya, ya seperti yang saya tulis diatas itu, kecuali yang terkahir ya, wkwk. Pacar aja gapunya -__-. 

Dulu saat masih SMA, gak pernah sekalipun merasakan ataupun membayangkan homesick itu seperti apa. Saat SMA, pengen cepet - cepet  lulus dan merantau sejauh - jauhnya. Dulu bayangan saya, jauh dari orangtua itu enak, bisa bebas, dan saya dulu sangat yakin pasti bisa menghadapi kerasnya hidup walau tanpa orangtua. #lebay.

Namun semua khayalan - khayalan itu  tidak ada artinya lagi ketika saya sudah merasakan sendiri bagaimana hidup tanpa bantuan orangtua. Ternyata tidak semudah yang saya bayangkan saat masih duduk di bangku SMA. Beda banget dah sama kehidupan saya dulu. Misal soal makan. Dulu gak ngapa - ngapain, duduk manis, makanan sudah tersedia di meja makan. Lah sekarang, kalo gak ngapa - ngapain, cuma bengong di kos, makanan gak bakal datang dengan sendirinya. Kecuali kalau saya punya kantong ajaibnya doraemon.

Kalau pengen bisa makan hanya ada dua cara. Yang pertama adalah masak sendiri. Dan yang kedua adalah beli makan di warung. Untuk yang pertama itu adalah kendala yang sangat berat bagi saya. #cielah. Soalnya saya ga bisa masak. Parah banget  kan perempuan ga bisa masak. Pernah deh dulu pas awal - awal nge kos, saya pernah masak sendiri. Waktu itu masak tumis tempe. Saya ingat - ingat tutorial memasak tumis yang diajarkan oleh mama. Setelah selesai, saya melihat dan menyelidiki tumis tempe yang saya buat. Kok hasilnya aneh gitu, aromanya pun enggak harum seperti yang dibuat mama saya. Bahkan warnanya agak gosong - gosong gimana gitu. Lalu tumis itu saya foto dan saya kirim ke mama. Beberapa saat kemudian, mama bales chat saya. Kata mama, itu gara - gara saya gak pake air pas masak. Oiya, bodo banget, sampe lupa kasih air. Pantesan hasilnya gosong kayak gitu -___-.

Setelah kejadian itu saya tidak pernah masak lagi. Nyerah. Haha. Ntar deh pas pulang belajar masak lagi. Masa calon Ibu ga bisa masak. #uhuk. Itu baru soal makan. Belum lagi  yang lain, misal nyuci, setrika, ngepel, nyapu, dan lain sebagainnya. Itu semua kita lakukan sendiri. Kalau dulu pas di SMA, tugas saya hanya belajar (kalo gak males) dan rumah sudah ada yang ngurus. Tapi sekarang harus pinter - pinter dalam membagi waktu antara belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah kos.

Balik lagi ke homesick. Pernah ga sih ngerasain gelisah yang amat dalam ? Apalagi pas ga ada kerjaan atau GABUT. Pokoknya mau ngapa - ngapain rasanya gak enak. Nafsu makan berkurang, diajar dosen gak fokus, tidur gak nyenyak, badan meriang, panas dalam dan bibir pecah - pecah. #inilebaybangetdah.  Apapun yang kita lakukan rasanya ada yang aneh gitu . Dan bawaannya selalu keinget rumah. Kangen suasana rumah, kangen makan bareng, kangen cerita sama keluarga, kangen liburan bareng, dsb. Suasana seperti ini ditambah backsound Home-nya Michael Buble kayaknya lebih cucok.

Aaaa.....! EMAK!! Bawa akuh pulang !!!

*abaikan.

Saat homesick melanda, saya pengen teriak. Tapi kalo teriak, saya kasihan sama penghuni kos yang lain. Pasti telinganya iritasi. Secara lah, saya kan punya suara yang cukup menggelegar. Yah sebelas duabelas sama Agnezmo. Saya heran deh sama temen - temen yang jauh banget dari tempat kuliah saat ini (UB). Ada temen saya yang dari Sumatera, Kalimantan, Papua, ya pokoknya ada dari Sabang sampai Merauke. Mereka kalau homesick kayak apa ya rasanya ? Saya aja yang jarak rumah sama tempat kuliah gak jauh - jauh amat (ditempuh -+ 5 jam) sering banget kangen rumah. Mereka gimana ya rasanya ? Salut dah sama mereka.

Tapi saya juga bisa mengambil hikmah akibat homesick. Saat homesick, saya semakin mendekatkan diri pada ALLAH SWT. Cielah. Karena Dia yang membuat hati kita gelisah. Dia juga yang mengobati kegelisahan itu. Tumben religius, Nes. 

Saya pengen tahu nih, gimana cara kalian mengatasi homesick ? Apa saja yang kalian lakukan saat homesick melanda ?

Yakk untuk postingan selanjutnya Insyaallah saya akan nulis "Cara mengatasi homesick". Mudah - mudahan ada waktu di sela - sela ngoding program yang membuat pusing tujuh keliling, hahag. Sumpah deh, baru semester 1 loh ini. Tugasnya udah super wow! Yaudahlah nikmatin aja, namanya juga kuliah.

Oke, Artis Papan Atas pamit !!!

Wednesday, September 14, 2016

Maba ciyeeee

Heyy rekkk ! Udah lama banget kaga ngurus ini blog. Terakhir posting bulan Juni. Anjay ini udah bulan September. Malesnya ketahuan banget kan -__-

Btw sekarang saya udah menyandang gelar sebagai anak kosan. Seperti yang sering saya temui di internet, kehidupan anak kos yang memprihatinkan memang benar adanya. Saya sudah merasakan menjadi anak kos selama hampir 1 bulan. Hal yang paling memprihatinkan selama jadi anak kos adalah masalah makan. Makanan saya selama jadi anak kos jauh banget dari kata sehat. Pokoknya makan seadanya gitu. 

Bisa sih beli di warung deket kosan. Tapi ketika malas melanda, saya hanya mager di kosan wkwk. Pernah deh waktu malam, di kosan cuma ada nasi dan perut keroncongan banget. Berhubung saya males buat ngapa - ngapain, dengan terpaksa nasi putih itu saya makan. HANYA nasi putih. Hmmm ngenes banget kan. 


Sejak minggu kemarin tanggal 5 udah mulai kuliah. Ga nyangka, perasaaan baru kemarin Emak saya ngebrojolin saya ke dunia, eh sekarang udah jadi mahasiswa. wkk. Di hari pertama kuliah minggu lalu saya telat. Njir baru pertama udah telat. Kebiasaan lama belum ilang cuy. Hari pertama itu saya berangkat dari kosan mepet banget. Jadwalnya waktu itu jam 10.20. Dan saya berangkat dari kosan jam 10.05. Odong banget kan.

Kelasnya waktu itu ada di perpus lantai 5. Saya sampai kampus jam 10.15. Saya langsung buru buru ke perpus. Tapi berhubung saya baru pertama kali, saya gatau lewat mana untuk menuju lantai 5. Alhasil saya mondar - mandir keluar masuk gedung sampai jam 10.20. Saya lumayan panik sih, soalnya baru pertama kali kuliah udah telat. Saya tanya ke orang - orang disekitar saya. Akhirnya saya masuk ke sebuah gedung dan di dekat tangga saya ketemu sama mas - mas.

Saya tanya, "Mas, perpus lantai 5 benar lewat sini ya ?" Mas nya menjawab, "Iya". Mas nya itu juga menaiki tangga. Saya pun mengikuti mas mas tadi. Ternyata dia juga mau ke lantai 5. Sebenarnya ada lift. Tapi berhubung saya belum tahu liftnya dimana, saya terpaksa ke lantai 5 dengan naik tangga. Dengan tenaga yang ngos - ngosan akhirnya sampai juga di lantai 5. Dan si mas mas tadi memasuki ruangan yang entah saya tidak tahu itu ruangan apa.

Saya pun mencari ruangan kelas saya. Setelah ketemu, saya masuk dan duduk paling belakang. Soalnya anak anak udah pada datang. Tidak lama setelah saya duduk, mas - mas yang ketemu di tangga tadi masuk kelas. Dan ternyata......dia DOSEN pemirsah. Hanjir. Saya manggil dosen dengan sebutan "MAS".  Habis dosennya masih muda, kirain mahasiswa juga.wkkwkwk

Mudah mudahan pak dosennya tidak mengenali wajah saya. Bisa bisa nilai saya nanti dikurangi gara - gara manggil mas. Nilai sopan santun saya nanti dikurangi gimana coba. Eh, emang ada nilai sopan santun ?

Setelah itu saya belajar dari pengalaman. Saya belajar untuk tidak telat lagi. Masa kebiasaan sejak dulu belum juga hilang. Mulai sekarang saya akan mencoba menjadi pelajar yang sejati. Rajin belajar, on time, rajin ngerjain tugas, dan lainnya. (walaupun sampe sekarang belum terealisasi sih wkwk.

Untuk kedepannya Insyaallah saya akan rajin nge-blog lagi. Iya kalau sempet haha. Belum dua minggu aja udah ada tugas yang tidak bisa diselesaikan dengan akal sehat. Dan tugasnya itu yah semacam logika dan kawan - kawannya gitu. Yah resiko ambil jurusan sistem informasi emang gitu. Tapi asyik kok pelajarannya. Buat adik adik SMA tingkat akhir, masih ragukah anda untuk memilih jurusan? Hmm...jangan lama berpikir, pilihlah sistem informasi. Karena itu jurusan yang amat sangat tepat !!!! *Ini kenapa malah promosi jurusan njirrr -____-

Okelah, kedepannya Insyaallah saya akan sering apdet blog. Saya akan mulai aktif blogwalking lagi. Insyaallah.
Artis pamit !!!