Showing posts with label Lagi ERROR. Show all posts
Showing posts with label Lagi ERROR. Show all posts

Saturday, January 2, 2016

Welcome 2016


Hari ke-2 dari 366 hari di tahun 2016.

Ini udah tanggal 2 Januari. Pertanda hari libur akan segera berakhir. Semua pelajar akan merasakan lagi kejamnya bangku sekolah pada tanggal 4 Januari. Tanggal 4 menjadi sosok yang menakutkan sekarang. Hashhhhhhhhh !! Semangatlah kalian para pelajar tanpa tanda jasa. Di tahun yang baru ini, semoga ada juga semangat baru untuk belajar.  Ayo semangat. Tuntutlah ilmu sampai ke liang lahat. Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Banyak jalan menuju Roma. Besar pasak daripada tiang. Air susu dibalas dengan air tuba.  #kok jadi ngelantur gini -___-

Btw, gak terasa udah tahun baru lagi. Tahun demi tahun berganti, tapi kapan saya bisa jadi artis ? Errr.....mungkin bisa jadi artis kalau Justin Bieber nembak saya kali ya, huaha. Lupakan.

Flashback ke masa lalu. Apa yang menarik di tahun 2015 ? Banyak kok. Banyak hal menarik bersama keluarga, teman, sahabat. Loh, kalau sama pacar gimana, Nes ? - Sebagai jomblo akut saya merasa tersungging dengan pertanyaan ini, huaaaaaa. Errr...engga kok. Kan bahagia gak harus sama pacar, ya kan? Seperti yang dibilang bang Radit dalam film terbarunya (SINGLE). *promosi film lagi.

Dan tentunya di tahun yang baru ini, tahun 2016, harus lebih baik dari tahun lalu. Apa yang diharapkan di tahun 2015 belum tercapai, bisa dilanjutkan di tahun 2016. Iya, kalau kita masih diberi kesempatan hidup oleh ALLAH. Ya kan masa hidup seseorang gak ada yang tahu. Yang bisa lakukan hanyalah memanfaatkan waktu dengan baik. Jangan males - malesan. Apalagi tidur dari malem sampe siang belum bangun. Jadi mubadzir kan waktunya. *ini saya banget.

Di tahun 2016 bakal ada momen dimana anak anak kelas 12 melaksanakan Ujian Nasioanal, setelah itu lulus. Dan...........berakhirlah masa masa indah di sekolah. Berakhirlah masa putih abu - abu. Yoi, kita akan berpisah. Berjalan menuju tujuannya masing - masing. Kita akan berpisah kawannnnn....hiks hiks.  Belum saatnya nangis, Nes ! 

Setiap orang pasti punya harapan baru di tahun yang baru ini. Begitu juga saya. Saya punya harapan, antara lain :

  1. Berat badan turun. Ya minimal turun sekilo atau dua kilo udah bersyukur banget. Tapi target saya turun 5 kilo. Banyak banget ya, dan sepertinya ini gak mungkin.
  2. Tambah rajin belajar. *sepertinya ini sulit
  3. Bisa mengerjakan soal Ujian Nasional dengan baik dan benar.
  4. Lulus dengan hasil yang memuaskan.
  5. Diterima di Perguruan Tinggi yang saya inginkan. Yah, walaupun sampe sekarang saya masih bingung mau kuliah dimana, mau ambil jurusan apa. Jurusan ke-ARTIS-an ada gak ya ?
  6. Blog lebih terawat dengan baik.
  7. Jadi artis. #huekk
  8. dll.
Itu hanya beberapa harapan saya di tahun ini. Semoga harapan itu dan harapan lainnya bisa tercapai. Walaupun ada beberapa yang sulit di lakukan. But, nothing is impossible.

Yakk, selamat datang 2016. Mari kita isi 366 halaman ini dengan pengalaman yang hebat. Yaitu pengalaman yang lebih hebat, lebih cetar membahana, lebih luar biasa daripada tahun lalu. 

Sekian.

Wednesday, November 11, 2015

Namanya juga anak kecil

Sore ini saya dibuat kesel oleh sekumpulan anak kecil. Cerita ini dimulai ketika mandiin adik saya yang paling kecil. Dia laki - laki. Padahal dia udah kelas 1 SD, tapi kalo mandi masih dibantu -___-

Hari ini memang ribet banget. Ngurusin rumah, ngurusin kedua adik. Soalnya kedua orang tua saya ada acara di suatu tempat. Dan akan pulang besok. Jadi bisa dibayangin, betapa merana saya sebagai sebagai seorang kakak tertua. Oiya, acara yang dihadiri kedua orang tua saya adalah Konferensi Bokap-Nyokap Artis Seluruh Indonesia atau disingkat KBNASI. Huahahahha. Engga. Becanda.

Errr...sebanarnya kami gak sendiri. Ada Mak Sani yang setia menemani. Mak Sani adalah asisten rumah tangga keluarga kami. Gitu.

Waktu saya mandiin adik, terdengar suara  beberapa anak kecil berisik di belakang kamar mandi. Mereka sebenarnya adalah anak - anak yang selesai ngaji di masjid depan rumah. Mereka juga masih kecil. Perkiraan saya mereka masih anak TK. Dan saya gak tau mereka ngapain di belakang kamar mandi. Ketawa cekikikan. Pokoknya berisik pake banget. Saya cuma berteriak, "Woy." Supaya mereka berhenti berisik. Tapi teriakan saya tidak dianggap oleh mereka. Yaudah, akhirnya saya biarkan mereka.

Setelah selesai mandiin adik, ganti adik saya yang paling besar (adik perempuan) yang akan mandi. Dan saat itu mereka masih ramai dan ketawa cekikikan. Akhirnya saya penasaran dengan apa yang mereka lakukan. Saya pun keluar rumah untuk melihat. Ternyata mereka berusaha untuk mengintip orang mandi. Jumlahnya ada sekitar 5-6 anak. Ada anak yang naik punggung temannya, agar bisa mengintip. Tapi saya perhatikan, mereka belum juga berhasil untuk mengintip. Dengan tubuhnya yang kecil, pendek, pasti kesulitan untuk menjangkau lubang ventilasi udara kamar mandi yang tinggi. 

Saya pun sebenarnya tertawa melihat tingkah mereka. Saya kembali ke dalam rumah, dan bilang ke adik saya, "Eh, kamu diintip itu loh." 

Selang beberapa saat, adik saya keluar dari kamar mandi. Dilihat dari wajahnya, sepertinya belum mandi. Dan dia bilang kepada saya kalau anak anak kecil tadi. sebentar lagi akan berhasil menjangkau lubang kamar mandi. Adik saya mendengarkan percakapan anak anak kecil itu. Dari percakapan itu, adik saya menyimpulkan kalau anak anak itu menggunakan beberapa batu bata yang ditumpuk untuk dinaiki. Dan adik saya juga bilang, ada yang mengatakan seperti ini, "Woy, ambil tiga batu bata lagi. Sebentar lagi akan berhasil," begitu perintah seorang anak kecil kepada salah seorang temannya.

Maka dari itu, adik saya keluar kamar mandi terlebih dulu sebelum anak anak itu berhasil mengintip. Akhirnya, saya berniat untuk memarahi mereka. Sebelum keluar, saya bercermin dahulu. Untuk memastikan apakah wajah saya sudah garang atau belum untuk memerahi mereka. Saya keluar rumah dengan imut, dan berlatih nada Do, Re, Mi, Fa, Sol, La, Si, Do. Ini saya lakukan, supaya suara saya merdu saat berteriak memarahi mereka. 

Saya pun menemui mereka, tarik nafas, dan bilang, "Woy, diam. Orang mandi jangan diintip. Sudah hampir maghrib. Cepat pulang. Pulang sekarang jugaaaaaaaaaa !!!!!," dengan nada marah, kesal, sok imut, nahan ketawa.

Dan hari ini juga, image saya sebagai artis yang sayang anak hancur seketika. Mungkin mereka menganggap saya adalah orang yang jahat atau apalah. Setelah saya memarahi, mereka berhenti mengintip. Dan saya kembali lagi ke rumah.

Selang beberapa saat, terdengar suara tok, tok, tok berulang kali dari kaca jendela. Ini adalah perbuatan anak anak itu lagi. Duh, apa yang harus saya lakukan agar mereka berhenti menjahili saya. Saya memarahi mereka lagi lewat jendela. Tapi, mereka tidak menganggap saya. Cerita ini patut dijadikan sinetron dengan judul "Artis yang Tak Dianggap."

Andai saja orangtua ada di rumah. Pasti mereka gak bakal berani berbuat seperti itu. Walaupun saya marahi beberapa kali, mereka tetap saja tidak mendengarkan. Dan mereka tetap saja berisik dengan memukul - mukul kaca jendela. Duh, namanya juga anak kecil. -___________________-

Saturday, September 12, 2015

Antara kau dan dia


Dalam sunyinya malam
Terdengar suara jangkrik
Yang begitu nyaring 
Ketika itu pula 
Ku teringat akan hal itu
Sudah berhari hari, berminggu minggu 
Bahkan berbulan - bulan
Aku belum juga menemukan jawaban
Siapa yang harus aku pilih ?
Kau atau dia ?
Kata temanku, 
Kamu lebih baik daripada dia
Kata orangtuaku,
Dia lebih baik daripada kamu

Oh.........

Apa yang harus aku lakukan 
Aku semakin bingung 
Sekarang aku dihadapkan pada pilihan
Yang sangat sulit
Haruskah ku pergi ke ujung dunia 
Untuk menemukan jawaban ?

Oh....Tuhan

Berilah petunjuk-Mu
Hati ini semakin gegana 
Haruskah ku goyang dumang 
Biar hati senang ?
Atau haruskah ku goyang dua lima ?

Oh......

Ku coba bertanya 
Pada rumput yang bergoyang
Apa yang terjadi ?
Dia hanya diam membisu
Oh, rumput yang bergoyang
Kamu begitu tega sama aku
Kenapa kamu enggan menjawab pertanyaanku?
Kenapah?
Buang aku ke rawa - rawa

Oh.....

Semakin lama,
Semakin pucing pala berbi
Ku coba minum paramex setiap hari 
Untuk mengobati rasa pucing ini
Namun, aku khawatir 
Kalau nanti overdosis 

Oh emak.....oh bapak....
Tolonglah anakmu yang super imut ini
Jurusan apa yang harus aku pilih ?

 #puisiALAY #stress #mikir #jurusan #nasibmuridkelas12 #bentarlagilulus #bentarlagimaukuliah #mau #ngambil #jurusan apa #siapayangmaubantu #nantiakukasihpermen #kebanyakan #hastag #bodoamat #ngapaincobamasihdibaca #:p

Friday, September 4, 2015

Tips menikmati masa terakhir di SMA

foto saat saya masih unju
Apa kabar pelajar kelas 12 di seluruh Indonesia ? Masih sehat ? Masih bisa bernafas dengan tugas yang banyak ?

Inilah resiko menjadi murid ter-TUA di sekolah. Sistem belajar yang super ngebut, tugas amat sangat banyak yang mendalam. Karena meninmbang, mengingat dan memutuskan sebentar lagi (alias tahun depan) udah Ujian Nasional. Pasti anak - anak kelas 12 mengalami pusing, stress, letih, lesu, lemas, bibir pecah - pecah, sariawan, panas dalam ketika menghadapi tugas itu.

Padahal kelas 12 adalah masa terakhir di SMA. Sebentar lagi udah mau lulus, harusnya kita nikmati masa - masa terakhir ini dengan santai, tenang dan bahagia. Tidak terbebani oleh tugas yang super duper banyak itu dan hal hal lainnya. Nah, saya punya tips untuk menikmati masa terakhir di SMA. Dan untuk diingat, tips ini hanya untuk pelajar SESAT. Untuk pelajar yang bener bener pelajar dilarang membaca, jika Anda tidak mau menyesal nantinya. Haha.
Cekidot !

1. Jangan kerjakan tugas

Seperti yang saya bilang tadi, tugas memang banyak. Untuk menyiasati, jangan kerjakan semua tugas yang diberikan Bapak/Ibu guru. Biarkan guru itu menghukum kalian, karena tidak mengerjakan tugas. Nikmatilah hukuman itu. Terimalah hukuman itu dengan lapang dada, hati yang iklhas, jangan gerundel di hati. Ketika sudah lulus nanti, apakah kita akan mengalami masa ini lagi ? Jawabannya adalah TIDAK. Jadi, nikamatilah momen ini sebaik - baiknya. #sumpahSESAT

2. Terlambat ke sekolah

Terlambatlah ke sekolah. Untuk anak kelas 12 yang bangunya siang, mandi lama, atau yang lagi malas sekolah, bisa dicoba tips ini. Jika kalian dihukum, terimalah dengan lapang dada. Ini adalah salah satu momen yang dikenang sampai akhir hayat. Jika Pak Satpam memberi hukuman jalan jongkok, lakukan saja. Kalau perlu lakukan jalan jongkok sambil guling - guling di udara, terus tertawa sekencang - kencangnya. Dan dijamin, Anda pasti dianggap orang gila. Pokoknya nikmati hukuman itu. Kita tidak akan mengalami hal ini lagi ketika sudah lulus. #SESATagain

3. Ke kantin saat jam pelajaran 

Jika ada kalimat "Hutan adalah paru - paru dunia", maka saya mengatakan Kantin adalah paru - paru sekolah. Bruakakak. Dan ke kantin saat jam pelajaran itu..........sesuatu yang WAW !! Saat Anda merasa pusing atau bosan ketika Guru memberikan pelajaran, pergilah ke kantin. Maka Anda akan mendapatkan kebahagiaan disana #ALAYbinggo. Jangan takut ketahuan oleh Bapak/Ibu guru. Jika ada guru yang ke kantin, jangan menghindar. Apabila dihukum terima saja. Laksanakan hukuman yang diberikan sambil menikamti jajanan yang dibeli dari kantin. wkwk. Kurang enak apalagi coba ?! Semua masalah dihadapi saja dengan hati yang ikhlas. Nikmati momen ini dengan baik. Kita tidak akan mengalami lagi ketika sudah lulus.  #lebihSESAT

Sebenarnya banyak hal (sesat) yang bisa dilakukan untuk menikmati masa terakhir di SMA. Tapi, mungkin 3 tadi sudah mewakili ke-SESAT-an pelajar. Yah, seperti itulah tips yang saya berikan. Gimana ? Nyesel kan udah baca ? Kan tadi sudah saya bilang, kalau tipsnya sesat. Kok ya masih dibaca. Wkwk.

Untuk pelajar yang bener bener pelajar, jangan lakukan hal diatas. Untuk pelajar sesat yang sering melakukan hal diatas sampai sekarang, semoga cepat sadar wkwk. Termasuk saya juga. Eh, saya sedikit - sedikit sudah sadar. Yah, walaupun belum sepenuhnya sadar. Haha.

Pesan saya, nikmati masa terakhir di SMA dengan hal positif. Jangan hal negatif seperti diatas, haha.

Saya Raisa Andriana Agnes Pratiwi Puspanagari pamit !!!
Sekian dan terimakasih :))

Sunday, March 1, 2015

5 Tips Nyontek saat UTS/UAS



Hai gaes ! Sebentar lagi sekolah saya akan UTS. Tepatnya tanggal 5 Maret 2015 (kalau tidak salah). Mungkin sekolah kalian juga akan UTS. Atau mungkin sudah selesai UTS nya. Kali ini saya sedang tidak beres, makanya saya membagikan tips sesat nyonyek saat UTS.

Sebelum saya memberikan tips sesat ini, perlu diketahui bahwa tips ini hanya dikhususkan bagi mereka yang suka nyontek. Yang tidak suka nyontek saat ulangan, diharapkan tidak membaca. Karena jika Anda membaca, Anda akan tersesat. Karena ini adalah tips yang amat sangat sesat yang mendalam, wkwk. 

Baiklah sebelum kita mencontek, lebih baik kita kerjakan dulu semampu kita. Pertama berdoa agar diberi kemudahan dan kelancaran, lalu kerjakan sebisa Anda. Nah, setelah Anda mengerjakan semuanya, pasti ada beberapa soal yang tidak bisa dikerjakan. Ya kan wajar, kita hanya manusia tidak ada yang sempurna. Meskipun kita sudah belajar mati - matian, keringat dan darah bercucuran, rambut sampai botak dan berwarna pink, pasti ada soal yang (mungkin) tidak bisa kita kerjakan. Karena lupa atau bisa juga rumus nya jatuh di jalan.

Saat inilah kita perlu mencontek. Kegiatan mencontek ini berlandasan dari pasal :
1. Bahwa manusia tidak ada yang sempurna
2. Manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain (makhluk sosial)
3. Meningkatkan solidaritas antar sesama

Jadi,  tips nyontek yang akan saya bagikan kali ini berhubungan dengan kerjasama antar sesama. Bukan membawa primbon (buku) atau handphone (untuk browsing cari jawaban). Bukan yang itu.
Baiklah, inilah 5 Tips Nyontek saat UTS !

Tips ini juga bisa digunakan saat UAS, Ulangan Harian, dll. :D

1. Tanya langsung

Tips kali ini berlaku jika pengawas kalian baik hati, tidak sombong, cinta alam dan kasih sayang semua manusia. Atau istilahnya bukan pengawas killer. Ada juga pengawas yang bilang seperti ini, "Boleh nyontek, tapi jangan ramai". Itu adalah peluang yang sangat besar. 4 dari 5 orang berhasil mencontek saat ada pengawas seperti ini. 4 orang itu teman saya dan sisanya adalah saya sendiri. Kenapa gagal ? Karena saya mencontek sambil teriak teriak layaknya seorang Tarzan. Auo...uo....
 So, tanya ke teman kalian yang bisa menjawab soal itu. Tengok ke kanan, kiri, depan, belakang. Atau tengok ke atas jika teman kalian ada yang berada di atas genteng. Pakai kode untuk memudahkan kalian dalam mencontek. Kalian harus berunding dulu apa kodenya. Contohnya, jika teman kalian memberi kode dengan goyang dumang, itu artinya jawabannya adalah A. Jika teman kalian memberi kode sambil ngupil, itu berarti jawabannya adalah B. Dan seterusnya.

2. Pakai kertas

Bawa kertas dari rumah sebanyak - banyaknya. Gunakan untuk mencari jawaban sejelas - jelasnya. Kalian tulis di kertas soal mana yang tidak bisa. Misalnya, tulis seperti ini, "Woy, nomor 1 sampe selesai apa?". Setelah itu lipat kertas jangan terlalu kecil dan juga jangan terlalu besar. Lalu lemparkan ke teman kalian yang bisa menjawab. Untuk mengantasipasi jika pengawas tahu saat kamu melemper kertas, bilang saja, "Lagi latihan bulu tangkis Bu, soalnya nanti sepulang sekolah ada lomba tingkat RT." Ini juga berlaku untuk pengawas yang tidak terlalu killer.

3. Modus agar pengawas ke-GRan

Misalnya pengawas kalian killer, coba rayu dia. Contohnya seperti ini, "Wah, Ibu cantik sekali hari ini. Saking cantiknya, itu bedak tebalnya sampe 10 cm". Guru yang terkena bujuk rayuan seperti ini, akan merasa ke-GRan. Dia akan ambil kaca dan melihat wajahnya yang ditutupi oleh abu vulkanik itu. Eh, bedak maksudnya. Dia akan dandan terus, hingga dia lupa dengan tugasnya jadi pengawas. Kesempatan itu bisa digunakan untuk nyontek ke teman kalian.

4. Modus agar pengawas keluar

Agar ruangan kalian tidak dijaga oleh pengawas, harus ada bujukan agar dia keluar dari ruangan. Saya beri contoh, "Pak, lihat diluar ada Dinosaurus lewat." Setelah kalian berkata seperti itu, maka pengawas akan keluar dan mengecek kebenaran perkataan kalian. Nah, saat keluar, gunakan kesempatan itu untuk mencontek. Jika pengawas sudah kembali, dan dia tahu kalau kamu bohong, siap - siap kepala kalian di jitak oleh pengawas. Untuk menghindari benjolan di kepala karena jitakan pengawas, sebaiknya gunakan helm yang Standar Nasional Indonesia. So, saya sarankan sebaiknya gunakanlah helm saat ulangan.

5. Ke kamar mandi

Tips ini adalah tips yang paling ampuh. Tidak akan diketahui oleh pengawas. Kamu bawa lembar jawaban ke kamar mandi. Selanjutnya suruh teman yang bisa menjawab soal itu, untuk menyusul ke kamar mandi sambil membawa lembar jawabnya. Nah, di kamar mandi itu terjadi proses contek-mencontek. Pantesan di kamar mandi banyak jin penunggu, karena disanalah tempat untuk melakukan perbuatan hina itu, wkwk.

Itulah tips sesat dari saya. Tips ini saya buat hanya sebagai hiburan semata. Tidak berniat menjerumuskan pembaca ke dalam dunia contek-menyontek, haha.

Tapi perlu diketahui, bahwa menyontek adalah perbuatan yang hina. Setelah meihat gambar ini saya merasa miris :

dari kaskus.co.id
Berarti mencontek adalah awal dari korupsi. Bagi para generasi muda, harusnya kita tanamkan kejujuran pada diri kita. Ada kok teman saya yang sudah menanamkan kejujuran pada dirinya sendiri. Dia tidak pernah nyontek sekali pun. Karena dia sadar jujur lebih mulia.

Tapi, biasanya mencontek itu dikarenakan tidak mau mendapatkan nilai jelek. Kalian pilih yang mana, nilai jelek tapi jujur, atau nilai bagus tapi hasil mencontek. Kalau kalian terlalu sayang dengan NILAI, mungkin kalian akan lebih memilih mencontek daripada kejujuran.

Yah, pokonya kalian pikir  pikir dulu sebelum mencontek. Lebih baik Anda kerjakan sebisa Anda. Daripada melakukan tips sesat yang saya buat ini, wkwk.

Baiklah, sekian dari saya.